Berat Jenis Besi Tulangan Beton Dan Cara Menghitung Berat Besi

Berat Jenis Besi Tulangan Beton Dan Cara Menghitung Berat Besi
Besi beton merupakan bahan material beton sebagai tulangan untuk membentuk struktur beton bertulang. Dalam suatu proyek ataupun pembangunan struktur tentu butuh perencanaan, dalam perencanaan akan dibutuhkan berat besi tulangan beton yang dibutuhkan.

Selain itu berat besi beton juga dibutuhkan untuk pembobotan pekerjaan struktur. volume pekerjaan dari besi dihitung dari berat yang sudah selesai terpasang.

Lalu pada saat membeli besi beton di toko atau supplier besi beton jika membeli dalam jumlah banyak, maka dasar perhitungan adalah berat tonase. Tentu perlu mengkonversi kebutuhan besi beton kedalam berat yang dibutuhkan.

Terlepas dari berbagai tujuan kebutuhan penggunaan berat besi beton diatas, maka kali ini kita akan membahas cara menghitung berat besi beton. Untuk standard besi beton sudah pernah kita ulas di >> Standard Besi Tulangan Beton Sebagai Bagian Dari Beton Bertulang.

Berat Jenis Besi

Berapa berat jenis besi ? Berat jenis baja tulangan adalah 7850 Kg/m3. Itu artinya dalam 1 meter cubic besi tulangan memiliki berat 7850 kg atau 7,85 Ton. Berat tersebut lebih dari 7 kali lipat berat jenis air dimana dalam satu kubik air beratnya hanya 1 ton.

Menghitung Berat Besi Beton dari Tabel SNI

Pada  SNI 07-2052-2002 telah disebutkan berapa berat besi beton, adapun tabel tersebut adalah sebagai berikut
tabel berat besi beton polos plain SNI
tabel berat besi beton polos plain SNI

tabel berat besi beton ulir/deformed SNI
tabel berat besi beton ulir/deformed SNI
Misalkan besi beton D16 Polos diketahui panjangnya 300 m, maka berat besi tersebut adalah 300 x 1,580 maka hasilnya adalah 474 kg nilai 1,580 diambil dari tabel sni diatas. Begitu juga jika ingin mengetahui berat besi yang lainnya.

Cara Menghitung Berat Besi Beton Tanpa Tabel

Pada prinsip dasarnya, untuk menghitung berat besi dan perbandingan volumenya didapatkan dari Rumus asal volume tabung (m3) dikali dengan berat jenis baja (kg/m3).

Volume tabung = 0,25 x π x D^2 x T

Berat besi beton per 1 m = 0,25 x π x D^2 x 1 x BJ
Dimana :
D   : diameter (m)
T   : tinggi (m), maka dalam hal besi beton adalah panjang (m)
BJ : berat jenis baja (kg/m3)

Penjabaran rumus :
Berat besi beton per 1 m = 0.25 x π x D^2 x 7,850  m2.kg/m3
                                        = 6,165 x D^2                   mm2.kg/(m.mm2.10^6)
                                        = 6,165 x D^2 / 10^6        kg/m
                                        = 0.006165 x D^2              kg/m

Dibulatkan 0.006165 x D^2.

sebagai catatan, nilai  π adalah 3,1415926 karena jika hanya digunakan dengan ketelitian 3,14 maka hasilnya akan kurang memuaskan, karena berat jenis sampai ribuan, maka setidaknya gunakan 4 angka dibelakang koma.

Contoh perhitungan :
Besi beton diameter 10 mm, berapakah berat per m ?

Berat besi per m               = 0.006165 x 10 x 10
                                          = 0.6165 kg/m

Jika dilihat pada tabel SNI, berat besi D10 adalah 0,617 kg/m, Tidak berbeda bukan ?

Kemudian jika ingin mengetahui berapa berat dari besi beton diameter 10 yang setelah dihitung butuh sepanjang 800 meter ? bisa dihitung langsung dengan mengalikan 800 x  0.6165 kg/m.

Namun jika kembali ke rumus sebelumnya, maka bisa dihitung dengan   = 0.006165 x D x D x L

Dari rumus inilah yang perlu diingat dilapangan jika butuh perhitungan mendadak berapa berat besi beton.

Besi dengan diameter berapapun, Jika panjangnya sudah diketahui, beratnya dapat dicari dengan memasukkan nilai diameter ke dalam rumus  0.006165 x D x D x L

misalnya besi diameter D 16 panjangnya 12 meter maka beratnya,
 0.006165 x 16 x 16 x 12 = 18, 938 Kg

Demikianlah cara menghitung berat besi beton dengan tabel ataupun dengan rumus, semoga bermanfaat.

GRATIS !!!
Dapatkan update artikel terbaru IlmuBeton.com:

Jangan lupa Konfirmasi melalui link Aktivasi yang kami kirimkan ke email Anda

1 Response to "Berat Jenis Besi Tulangan Beton Dan Cara Menghitung Berat Besi"

  1. Oh bgtuh yah cara menghitungya,kalau pakai aplikasi bisa ndak broo,dan kalau bisa apa nama aplikasinya,menghitung manual agak susah kayaknya..
    Si

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar berupa saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan. Hanya komentar dengan Identitas yang jelas yang akan ditampilkan, Komentar Anonim, Unknown, Profil Error tidak akan di approved

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel