100 Jenis dan Kelas Kayu yang Ada Dalam Perdagangan Umum di Indonesia

Sebelumnya telah kita bahas sifat mekanis kayu sebagai bahan konstruksi di sini, dan juga pengenalan kayu sebagai bahan bangunan disini. Serta penggolongan klasifikasi produk kayu disini.

Jenis-jenis kayu yang ada di Indonesia cukup banyak. Terdapat sekitar 4.000 jenis kayu, namun dari jumlah tersebut hanya sebagian kecil saja yang telah diketahui sifat dan kegunaannya.

Beberapa jenis kayu yang ada dalam perdagangan umum dapat dilihat berikut ini
  1. Agathis/damar. Berat Jenis 0.36-0.64 kelas kekuatan kelas III kelas keawetan Kelas IV
  2. Ampupu/Kayu putih Berat jenis 0.68-1.02 Kelas kekuatan kelas I-II Kelas keawetan III-II
  3. Angrit/cangcaratan Berat jenis 0.77-0.81 kekuatan kelas II keawetan Kelas II-III
  4. Bakau Keawetan Kelas III
  5. Balam/seminai/bitis berat jenis 0.9-1.12 kekuatan kelas I keawetan Kelas II
  6. Balau berat jenis 0.65-1.22 Kekuatan kelas I-II keawetan Kelas I
  7. Balsa berat jenis 0.09-0.31 kekuatan kelas V keawetan kelas V
  8. Bangkirai berat jenis 0.6-0.91 kekuatan kelas I-II keawetan kelas I-II-III
  9. Bayur/Bayot berat jenis 0.30-0.78 kekuatan kelas II-III kelas keawetan IV
  10. Belangeran/Kahoi berat jenis 0.73-0.98 kekuatan kelas I-II Keawetan II - (I-III)
  11. Benuang berat Jenis 0.44-0.80 Kekuatan kelas IV-V keawetan Kelas IV-V
  12. Beradu/Bedaru/garu buaya berat jenis 0.84 - 1.36 Kekuatan kelas I keawetan Kelas I
  13. Berumbung/kayu lombang berat jenis 0.74 - 0.94 kekuatan kelas I-II keawetan kelas II
  14. Bintangur berat jenis 0.37-1.07 kekuatan kelas II-III keawetan kelas III
  15. Bugis/Rangu berat jenis 0.41 - 1.02 kekuatan kelas I-III keawetan III (IV)
  16. Bungur berat jenis 0,58 – 0,81 Kekuatan II – (III) Keawetan II – (III)
  17. Cemara gunung berat jenis 0,79 – 1,16 Kekuatan kelas I – II berat Keawetan kelas II
  18. Cempaka Berat jenis 0,31 – 0,69 Kekuatan kelas III – IV keawetan kelas II – (III)
  19. Cengal/cengeh berat jenis 0,77 – 0,81 kekuatan kelas II keawetan kelas II – (III)
  20. Dungun berat jenis 0,88 – 1,23 kekuatan kelas I keawetan kelas I – II
  21. Durian berat jenis 0,42 – 0,91 kekuatan kelas II – III keawetan kelas IV – (V)
  22. Eboni/kayu hitam berat jenis 0,90 – 1,27 kekuatan kelas I keawetan kelas I
  23. Gadog/gintungan berat jenis 0,55 – 1,01 kekuatan kelas I – III keawetan kelas II – III
  24. Gempol/klepu pasir berat jenis 0,43 – 0,69 kekuatan kelas II – III keawetan kelas IV
  25. Gerunggang berat jenis 0,36 – 0,71 kekuatan kelas III – IV keawetan kelas IV
  26. Gia/hrya/samar batu berat jenis 0,77 – 1,06 kekuatan kelas I – II keawetan kelas I – (II)
  27. Giam/resak tembaga berat jenis 0,83 – 1,15 kekuatan kelas I keawetan kelas I
  28. Gofasa/bifi/leben(laban) berat jenis 0,57 – 0,93 kekuatan kelas II – III keawetan kelas I
  29. Hue berat jenis 0,68 – 1,02 kekuatan kelas I – II keawetan kelasII – (III)
  30. Huru/wuru/modang berat jenis 0,28 – 0,78 kekuatan kelas II – IV keawetan kelas III – V
  31. Jabon berat jenis 0,29 – 0,56 kekuatan kelas III – IV keawetan kelas V
  32. Jati/jatos berat jenis 0,59 – 0,82 kekuatan kelas II keawetan kelas I – (II)
  33. Jelutung berat jenis 0,22 – 0,56 kekuatan III – V keawetan kelas V
  34. Jeungjing 0,24 – 0,49 kekuata kelas IV – V keawetan kelas IV – (V)
  35. Kapuk hutan keawetan kelas V
  36. Kapur berat jenis 0,46 – 0,71 kekuatan kelas II – III keawetan kelas II – (III)
  37. Kasai/lengsar/kayu sapi berat jenis 0,50 – 0,99 kekuatan II keawetan kelasIII – IV
  38. Kayu malas berat jenis 0,95 – 1,15 kekuatan kelas I keawetan kelas II – III
  39. Kayu patin/selummar berat jenis 0,82 – 1,02 kekuatan kelas I – II keawetan kelas I
  40. Kemiri berat jenis 0,23 – 0,44 kekuatan kelas IV – V keawetan kelas V
  41. Kempas berat jenis 0,68 – 1,29 kekuatan kelas I – II keawetan kelas III – (IV)
  42. Kenanga berat jenis keawetan kelas V
  43. Kenari keawetan kelas IV
  44. Keranji berat jenis 0,84 – 1,04 kekuatan kelas I – II keawetan kelas I
  45. Keruing berat jenis 0,51 – 1,01 kekuatan kelas (I) – II keawetan kelas III
  46. Kesambi/kosambi berat jenis 0,94 – 1,10 kekuatan kelas I keawetan kelas III
  47. Ketapang keawetan kelas IV
  48. Kisereh/medang berat jenis 0,40 – 0,86 kekuatan kelas II – III keawetan kelas II – III – (IV)
  49. Klampeyan/katau/bangkali berat jenis 0,29 – 0,56 kekuatan kelas III – IV keawetan kelas V
  50. Kolaka/kemiling utan berat jenis 0,64 – 1,09 kekuatan kelas I – II keawetan kelas III – IV
  51. Kulim berat jenis 0,80 – 1,08 kekuatan kelas I keawetan kelas I – (IV)
  52. Laban/kihoyas berat jenis 0,74 – 1,02 kekuatan kelas II – III keawetan kelas I
  53. Lara/langara/nani berat jenis 0,98 – 1,27 kekuatan kelas I keawetan kelas I
  54. Lasi/lesi berat jenis 0,77 – 0,88 kekuatan II keawetan kelas II
  55. Mahoni berat jenis 0,56 – 0,72 kekuatan II – III keawetan kelas III
  56. Mangga hutan keawetan kelas V
  57. Mangin/kiangir/mangir berat jenis 0,65 – 1,00 kekuatan kelas I – II keawetan kelas III
  58. Matoa keawetan kelas III – (IV)
  59. Medang berat jenis 0,40 – 0,86 kekuatan kelas II – III keawetan kelas II – III – (IV)
  60. Melur/kibima/taji berat jenis 0,38 – 0,77 kekuatan II – IV keawetan kelas IV
  61. Meranti merah berat jenis 0,29 – 1,09 kekuatan kelas II – IV keawetan kelas III – (IV)
  62. Meranti putih berat jenis 0,29 – 0,96 kekuatan kelas II – IV keawetan kelas III – (V)
  63. Merawan berat jenis 0,42 – 1,03 kekuatan kelas II – III keawetan kelas II – (II)
  64. Merbau/bayam/ipil berat jenis 0,52 – 1,04 kekuatan kelas I – (II)  keawetan kelas I – (II)
  65. Mersawa berat jenis 0,49 – 0,85 kekuatan kelas II – III keawetan kelas IV
  66. Mindi/gringging berat jenis  0,42 – 0,65 kekuatan kelas II – III keawetan kelas IV – V
  67. Nyatoh berat jenis  0,39 – 1,07 kekuatan kelas II – (I – III) keawetan kelas II – (III)
  68. Pasang berat jenis 0,46 – 1,15 kekuatan kelas I – II keawetan kelas III – (II)
  69. Perupuk berat jenis 0,40 – 0,69 kekuatan kelas II – III keawetan kelas IV – (IV)
  70. Petaling berat jenis 0,72 – 1,09 kekuatan kelas I – II keawetan kelasI – (II)
  71. Petanang/kapur berat jenis 0,62 – 0,91 kekuatan kelas II keawetan kelas III
  72. Pulai berat jenis 0,19 – 0,90 kekuatan kelas IV – V keawetan kelas III – (V)
  73. Punak/pedadapaya berat jenis  0,55 – 0,90 kekuatan kelas II keawetan kelas III – IV
  74. Puspa/seru berat jenis 0,45 – 0,92 kekuatan kelas II keawetan kelas III
  75. Putat berat jenis 0,62 – 1,01 kekuatan kelas I – II keawetan kelas II – (III)
  76. Raja bunga/sagawe berat jenis 0,61 – 1,10 kekuatan kelas I – II keawetan kelas I – II
  77. Rasak berat jenis 0,49 – 0,99 kekuatan kelas II keawetan kelas III
  78. Rasamala berat jenis  0,61 – 0,90 kekuatan kelas  II keawetan kelas II – (III)
  79. Rengas berat jenis 0,41 – 0,93 kekuatan kelas II – III keawetan kelas II
  80. Salimuli berat jenis 0,44 – 0,75 keawetan kelas II – III keawetan kelas I – (II)
  81. Saninten berat jenis 0,63 – 0,82 keawetan kelas II keawetan kelas III
  82. Sawokecik/komea/timbuwelo berat jenis 0,97 – 1,06 kekuatan kelas I keawetan kelas I
  83. Sengon/jeungjing berat jenis 0,24 – 0,49 kekuatan kelas IV – V keawetan kelas IV – (V)
  84. Sindur berat jenis 0,46 – 0,74 kekuatan kelas II – III keawetan kelas IV – (V)
  85. Sintok berat jenis 0,61 – 1,01 kekuatan kelas (I) – II keawetan kelas III
  86. Sonokembang/linggua berat jenis 0,36 – 0,94 kekuatan kelas I – IV keawetan kelas II – (I – III)
  87. Sonokeling/palisander berat jenis 0,73 – 1,08 kekuatan kelas II keawetan kelas I
  88. Sungkai/jurus /jati sabrang berat jenis 0,52 – 0,73 kekuatan kelas II – III keawetan kelas III
  89. Surian/lalumpe berat jenis 0,27 – 0,67 kekuatan kelas IV – V keawetan kelas IV – (V)
  90. Tembesu berat jenis 0,59 – 0,93 kekuatan kelas I – II keawetan kelas I
  91. Tempinis/damuli berat jenis 0,92 – 1,20 kekuatan kelas I keawetan kelas I
  92. Teraling berat jenis 0,52 – 0,99 kekuatan kelas II – (I – III) keawetan kelas II – (IV)
  93. Terentang berat jenis 0,32 – 0,52 kekuatan kelas III – IV keawetan kelas IV
  94. Trembesi keawetan kelas IV
  95. Tusam/damar/huyamsigi berat jenis 0,49 – 0,69 kekuatan kelas III keawetan kelas IV
  96. Ulin/kayu besi  berat jenis 0,88 – 1,19 kekuatan kelas I keawetan kelas I
  97. Walikukun berat jenis  0,90 – 1,08 kekuatan kelas I keawetan kelas II
  98. Waru berat jenis 0,41 – 0,55 kekuatan kelas III keawetan kelas III
  99. Weru/wengkal/tekik berat jenis 0,60 – 0,95 kekuatan kelas (I) – II keawetan kelas II
Demikianlah daftar 100 Jenis dan Kelas Kayu yang Ada Dalam Perdagangan Umum di Indonesia, semoga bermanfaat untuk anda.

GRATIS !!!
Dapatkan update artikel terbaru IlmuBeton.com:

Jangan lupa Konfirmasi melalui link Aktivasi yang kami kirimkan ke email Anda

0 Response to "100 Jenis dan Kelas Kayu yang Ada Dalam Perdagangan Umum di Indonesia"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar berupa saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan. Hanya komentar dengan Identitas yang jelas yang akan ditampilkan, Komentar Anonim, Unknown, Profil Error tidak akan di approved

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel