Inovasi Cor Mudah Dengan Baliton-CLC (Balok Lantai Beton - Cellular Lightweight Concrete)

Inovasi Cor Mudah Dengan Baliton-CLC (Balok Lantai Beton - Cellular Lightweight Concrete)
Saat ini banyak material yang digunakan sebagai material plat lantai, dengan semakin pesatnya pertumbuhan pengetahuan dan teknologi di bidang konstruksi yang mendorong kita lebih memperhatikan standar mutu serta produktivitas kerja untuk dapat berperan serta dalam meningkatkan sebuah pembangunan konstruksi dengan lebih berkualitas maka diperlukan suatu bahan bangunan yang memiliki keunggulan yang lebih baik dibandingkan bahan bangunan yang sudah ada selama ini.

Selain itu bahan tersebut memiliki keuntungan seperti bentuk yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan, spesifikasi teknis dan daya tahan yang kuat, kecepatan pelaksanaan konstruksi serta ramah lingkungan.

Plat lantai adalah lantai yang tidak terletak diatas tanah langsung, plat lantai merupakan lantai tingkat pembatas antara tingkat yang satu dengan tingkat yang lain. Plat lantai didukung oleh balok-balok yang bertumpu pada kolom-kolom bangunan.

Ketebalan plat lantai dapat ditentukan oleh :

  1. Besar lendutan yang diinginkan.
  2. Lebar bentangan atau jarak antara balok-balok pendukung.
  3. Bahan konstruksi dari plat lantai.

Fungsi plat lantai adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai pemisah ruang bawah dan ruang atas.
  2. Sebagai tempat berpijak penghuni di lantai atas
  3. Untuk menempelkan kabel listrik dan lampu pada ruang bawah.
  4. Meredam suara dari ruang atas maupun dari ruang bawah.
  5. Menambah kekakuan bangunan pada arah horizontal.


Dewasa ini kata beton sudah tidak asing lagi di kalangan para engineer karena sudah hampir sebagian besar gedung-gedung dan sarana infrastruktur di daerah kota menggunakan beton sebagai bahan dasar dari bangunan mereka.

Seperti kita ketahui, metode konvensional dilakukan dengan mengerjakan seluruh pembangunan plat lantai di lapangan. Biarpun mutu struktur bisa terkontrol, tetapi hal ini menyebabkan waktu pengerjaannya lama sehingga biaya pembangunan pun membengkak.
pelat lantai

Namun muncul inovasi-inovasi baru sebagai material plat lantai salah satunya Baliton-CLC. Baliton-CLC merupakan salah satu teknologi Internasional panel beton ringan berstandar Jerman yang sudah diaplikasikan lebih dari 40 negara didunia, ribuan bangunan rumah dan apartemen, sarana pendidikan, sarana ibadah, industri dan bangunan komersil lainnya.

Solusi paling praktis, cepat, hemat, murah dan kokoh bahkan mampu menahan beban lebih berat dan dapat memperkecil resiko terhadap gempa.

baliton clc beton ringan

Baliton-CLC adalah singkatan dari “Balok Lantai Beton” yang memiliki berat jenis lebih ringan daripada betonkonvensional yang umum digunakan oleh masyarakatIndonesia. Sedangkan CLC adalah “CellularLightweight Concrete” yang mengalami proses curing secara alami yang mana agregat kasar (kerikil) digantikan oleh udara.

Dalam prosesnya menggunakan busa organik yang sangat stabil dan tidak ada reaksi kimia ketika proses pencampuran adonan, danfoam/busa berfungsi sebagai media untukmembungkus udara.

Pada umumnya beton ringan memiliki berat berkisar 600-1600 kg/m3 sehingga keunggulan beton ringan utamanya ada pada berat, sehingga jika digunakan pada proyek bangunan tinggi akan dapat secara signifikan mengurangi berat bangunan itu sendiri yang selanjutnya berdampak pada perhitungan pondasi dan pada akhirnya akan mengurangi biaya konstruksi.

Berdasarkan uji PU Bandung Baliton-CLC full berkemampuan menerima beban 500 kg/m2, sedangkan cor dak konvensiona lyang standar k225 = 225 kg/m2. Baliton-CLC memiliki tebal 12 cm, lebar 25 cm dan panjang bentang yangdapat dicustomize bergantung pada kebutuhan dan pesanan antara 1-4 m.
 Baliton-CLC (Balok Lantai Beton - Cellular Lightweight Concrete)
Beton Baliton-CLC di buat dari adonan beton dengan perbandingan tertentu tanpa proses pembakaran.

Keunggulan menggunakan beton Baliton-CLC adalah :

  1. Baliton lebih murah dari pelat lantai konvensional dengan kekuatan yang setara.
  2. Baliton lebih ringan sehingga dapat mengurangi beban bangunan secara keseluruhan.
  3. Berfungsi sebagai peredam suara.
  4. Penutup pelat beliton membutuhkan cor setebal 4-5 cm.
  5. Beton baliton menggunakan besi tulangan ulir.
  6. Pembuatan beton tanpa menggunakan bekisting dan kayu kaso.
  7. Dapat langsung digunakan tanpa menunggu beton kering minimal 3 minggu.
  8. Lebih hemat bahan beton sekitar 40%.
  9. Lebih hemat besi tulangan sekitar 40%.
  10. Lebih hemat waktu 75% (lebih cepat).
  11. Lebih hemat perancah kayu 90%. 
  12. Mengurangi beban fondasi sekitar 40% dari ada cor konvensional.

GRATIS !!!
Dapatkan update artikel terbaru IlmuBeton.com:

Jangan lupa Konfirmasi melalui link Aktivasi yang kami kirimkan ke email Anda

0 Response to "Inovasi Cor Mudah Dengan Baliton-CLC (Balok Lantai Beton - Cellular Lightweight Concrete)"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar berupa saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan. Hanya komentar dengan Identitas yang jelas yang akan ditampilkan, Komentar Anonim, Unknown, Profil Error tidak akan di approved

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel