Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Jangan Salah! Ini 10 Bahasa Pemrograman Terbaik dan Populer di Indonesia

10 Bahasa Pemrograman Terbaik dan Populer di Indonesia

Bahasa pemrograman adalah sebuah sistem komunikasi yang digunakan antara programmer atau pengembang dengan komputer. Bahasa pemrograman memungkinkan programmer untuk menulis instruksi atau kode yang dapat dipahami oleh komputer untuk menjalankan tugas atau program tertentu.

Secara umum, bahasa pemrograman adalah himpunan aturan dan sintaksis yang digunakan untuk menulis program komputer. Program komputer merupakan serangkaian instruksi yang diberikan kepada komputer untuk menjalankan tugas tertentu, seperti mengolah data, mengendalikan perangkat keras, atau menyelesaikan masalah matematis.

Bahasa pemrograman dapat digunakan untuk berbagai macam aplikasi dan platform, termasuk pengembangan perangkat lunak, pengembangan web, kecerdasan buatan, analisis data, pengembangan permainan, dan masih banyak lagi. Pemilihan bahasa pemrograman yang tepat tergantung pada kebutuhan proyek, lingkungan pengembangan, dan preferensi programmer.

Terdapat berbagai bahasa pemrograman yang telah dikembangkan dengan tujuan dan kegunaan yang berbeda-beda. Setiap bahasa pemrograman memiliki sintaksis yang unik dan serangkaian peraturan yang mengatur cara program ditulis. Berikut adalah 10 bahasa pemrograman yang populer di Indonesia:

10 Bahasa Pemrograman Terbaik di Indonesia

1. Java

Java
Java
Bahasa pemrograman ini sangat populer di Indonesia. Banyak perusahaan dan lembaga pendidikan yang mengajarkan Java sebagai bahasa utama. Bahasa pemrograman Java adalah sebuah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang dikembangkan oleh Sun Microsystems (sekarang dimiliki oleh Oracle Corporation). Java dirancang dengan tujuan untuk menjadi platform yang portabel, aman, dan efisien dalam pengembangan perangkat lunak.

Java menggunakan sintaksis yang mirip dengan bahasa C dan C++, namun dengan beberapa perubahan dan penambahan agar lebih mudah dipahami dan lebih aman. Salah satu fitur utama yang membedakan Java dari bahasa pemrograman lainnya adalah penggunaannya sebagai platform mandiri yang menjalankan program pada mesin virtual Java (Java Virtual Machine atau JVM). Hal ini memungkinkan program Java untuk dapat dijalankan pada berbagai platform, seperti Windows, macOS, Linux, dan lainnya, tanpa perlu mengubah kode sumber.

Beberapa fitur penting dari bahasa pemrograman Java meliputi:

  1. Portabilitas, program Java dapat dijalankan di berbagai platform dengan sedikit atau tanpa modifikasi.
  2. Objek-Orientasi, Java mendukung paradigma pemrograman berorientasi objek, yang memungkinkan pengembang untuk mengorganisasi kode ke dalam objek yang memiliki atribut dan perilaku tertentu.
  3. Keamanan, Java memiliki mekanisme keamanan yang kuat yang melindungi sistem dari ancaman keamanan seperti virus dan akses yang tidak sah.
  4. Koleksi Pustaka, Java menyediakan koleksi pustaka (library) yang kaya dan luas, yang memudahkan pengembang dalam mengimplementasikan berbagai fitur dan fungsi dalam program mereka.

Java digunakan secara luas dalam pengembangan perangkat lunak, khususnya dalam pengembangan aplikasi enterprise, pengembangan Android, pengembangan permainan, dan pengembangan aplikasi berbasis web. Java juga memiliki komunitas pengembang yang besar dan aktif, serta banyak alat pengembangan (development tools) yang tersedia untuk mendukung proses pengembangan menggunakan bahasa ini

2. Python

Python
Python
Python juga menjadi salah satu bahasa pemrograman yang populer di Indonesia. Kelebihannya adalah sintaksis yang mudah dipahami, serta banyaknya library dan framework yang mendukung pengembangan aplikasi. Bahasa pemrograman Python adalah sebuah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang bersifat interpretatif, dinamis, dan mudah dipelajari. Dikembangkan oleh Guido van Rossum pada tahun 1991, Python dirancang untuk menjadi bahasa yang mudah dibaca dan ditulis, dengan fokus pada kemudahan pemahaman kode.

Beberapa fitur dan karakteristik Python yang membuatnya populer di antara para pengembang adalah sebagai berikut:

  1. Sintaksis yang Sederhana, Python menggunakan sintaksis yang bersih dan terbaca, dengan penekanan pada pemahaman kode yang mudah. Ini membuat Python cocok untuk pemula dan juga memungkinkan pengembang untuk lebih produktif dalam menulis dan memelihara kode.
  2. Bahasa yang Interpretatif, Python tidak perlu dikompilasi menjadi kode mesin sebelum dieksekusi. Sebaliknya, ia diinterpretasikan pada saat eksekusi, yang memungkinkan pengembang untuk secara langsung menulis, menjalankan, dan menguji kode tanpa tahap kompilasi yang terpisah.
  3. Sifat Dinamis, Python adalah bahasa pemrograman yang dinamis, yang berarti variabel tidak perlu dideklarasikan secara eksplisit dan tipe data dapat berubah selama eksekusi program. Ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam pengembangan dan mempercepat proses pengembangan.
  4. Pustaka Standar yang Kuat, Python dilengkapi dengan pustaka standar yang kaya, yang menyediakan berbagai modul dan fungsi yang dapat digunakan untuk tugas-tugas umum seperti pemrosesan string, manipulasi file, pengembangan web, pemrograman jaringan, dan banyak lagi. Pustaka-pustaka ini memperluas kemampuan Python dan mempercepat pengembangan aplikasi.
  5. Multiplatform, Python dapat dijalankan di berbagai platform, termasuk Windows, macOS, Linux, dan sistem operasi lainnya. Ini memungkinkan pengembang untuk menulis kode yang dapat dijalankan di berbagai lingkungan.

Python digunakan secara luas dalam berbagai bidang pengembangan perangkat lunak, termasuk pengembangan web, analisis data, kecerdasan buatan, pengembangan permainan, pemrograman jaringan, dan banyak lagi. Python juga memiliki komunitas pengembang yang aktif, dengan banyak pustaka dan kerangka kerja (framework) yang tersedia untuk mendukung pengembangan dengan Python.

3. JavaScript

JavaScript
JavaScript
Bahasa pemrograman ini digunakan untuk mengembangkan aplikasi web interaktif. JavaScript juga sering digunakan bersama dengan HTML dan CSS. Bahasa pemrograman JavaScript adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang umumnya digunakan untuk pengembangan aplikasi web. JavaScript secara khusus dirancang untuk menjalankan kode pada sisi klien (client-side) dalam lingkungan web browser, yang berarti kode JavaScript dieksekusi oleh browser pada perangkat pengguna.

Berikut ini adalah beberapa informasi penting mengenai JavaScript:

  1. Klien (Client)-Side, JavaScript umumnya digunakan untuk mengendalikan perilaku dan interaktivitas halaman web pada sisi klien. Hal ini memungkinkan pengembang untuk membuat fitur seperti validasi form, animasi, interaksi pengguna, manipulasi DOM (Document Object Model), dan komunikasi dengan server melalui AJAX.
  2. Bahasa Scripting,  JavaScript termasuk dalam kategori bahasa scripting, yang berarti kode JavaScript dieksekusi baris per baris pada saat runtime, tanpa proses kompilasi sebelumnya. Ini memungkinkan pengembang untuk secara dinamis memanipulasi elemen halaman dan memberikan respons yang cepat terhadap aksi pengguna.
  3. Ketergantungan pada Browser, JavaScript bergantung pada dukungan browser, yang berarti kemampuan dan fitur JavaScript yang tersedia dapat bervariasi tergantung pada jenis dan versi browser yang digunakan oleh pengguna. Namun, dukungan untuk JavaScript telah menjadi standar di semua browser modern.
  4. Pustaka dan Kerangka Kerja, JavaScript memiliki banyak pustaka dan kerangka kerja (framework) yang populer, seperti React, Angular, dan Vue.js, yang memudahkan pengembang dalam membangun aplikasi web yang kompleks dengan struktur yang terorganisir.
  5. Ekspansi ke Server-Side, Selain penggunaan pada sisi klien, JavaScript juga dapat digunakan pada sisi server menggunakan runtime seperti Node.js. Ini memungkinkan JavaScript digunakan untuk pengembangan server-side dengan kemampuan mengelola permintaan HTTP, akses ke basis data, dan membangun API.

JavaScript merupakan bahasa pemrograman yang sangat penting dan luas digunakan dalam pengembangan web modern. Hal ini memberikan interaktivitas dan dinamika kepada halaman web, meningkatkan pengalaman pengguna, dan memungkinkan pembangunan aplikasi web yang lebih kaya fitur.

4. PHP

Meskipun beberapa orang berpendapat bahwa penggunaan PHP telah menurun, bahasa pemrograman ini masih digunakan secara luas di Indonesia, terutama untuk pengembangan situs web. Bahasa pemrograman PHP (PHP: Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman skrip yang dirancang khusus untuk pengembangan aplikasi web. PHP digunakan secara luas di seluruh dunia dan populer dalam pengembangan situs web dinamis.

Berikut adalah beberapa informasi penting tentang PHP:

  1. Server-Side Scripting, PHP adalah bahasa pemrograman yang dieksekusi di sisi server. Ini berarti kode PHP diproses dan dieksekusi pada server web sebelum halaman web dikirim ke browser pengguna. Hasilnya, PHP digunakan untuk menghasilkan halaman web dinamis dengan menggabungkan logika pemrograman, interaksi dengan basis data, dan manipulasi konten.
  2. Integrasi dengan HTML, Salah satu keunggulan PHP adalah kemampuannya untuk dengan mudah diintegrasikan dengan kode HTML. Dalam file PHP, Anda dapat menyisipkan kode PHP di antara tag HTML, sehingga memungkinkan Anda untuk memproses dan memanipulasi data dinamis secara langsung pada halaman web.
  3. Dukungan Database, PHP memiliki dukungan yang kuat untuk berinteraksi dengan berbagai jenis basis data, seperti MySQL, PostgreSQL, Oracle, dan banyak lagi. Hal ini memungkinkan pengembang untuk mengambil data dari basis data, memasukkan data ke dalamnya, dan melakukan manipulasi data lainnya melalui kode PHP.
  4. Pustaka Fungsi Bawaan, PHP dilengkapi dengan pustaka fungsi bawaan yang kaya, yang mencakup berbagai fungsi dan alat untuk pengelolaan string, pemrosesan file, manipulasi tanggal dan waktu, kriptografi, pengolahan gambar, dan banyak lagi. Pustaka ini memudahkan pengembang dalam membangun dan mengelola aplikasi web yang kompleks.
  5. Komunitas dan Ekosistem yang Besar, PHP memiliki komunitas pengembang yang besar dan aktif di seluruh dunia. Ada banyak sumber daya, forum, dan dokumentasi yang tersedia untuk membantu pengembang dalam mempelajari dan mengatasi masalah yang mungkin timbul dalam pengembangan dengan PHP. Selain itu, ada banyak kerangka kerja (framework) populer, seperti Laravel, Symfony, dan CodeIgniter, yang dapat mempercepat dan menyederhanakan proses pengembangan PHP.

PHP telah menjadi salah satu bahasa pemrograman yang paling umum digunakan untuk pengembangan aplikasi web. Dalam kombinasi dengan HTML, CSS, dan JavaScript, PHP memungkinkan pengembang untuk membangun situs web interaktif, aplikasi web dinamis, sistem manajemen konten, dan banyak lagi.

5. C#

Bahasa pemrograman C# (C Sharp) adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai bagian dari platform pengembangan perangkat lunak .NET. C# adalah bahasa yang bersifat objek-orientasi dan dirancang untuk menghasilkan perangkat lunak yang aman, efisien, dan dapat diandalkan.

Berikut adalah beberapa informasi penting mengenai bahasa pemrograman C#:

  1. Objek-Orientasi, C# adalah bahasa pemrograman yang berorientasi objek, yang berarti pemrograman dilakukan dengan memodelkan dunia nyata menjadi objek-objek yang memiliki atribut (data) dan perilaku (metode). Pendekatan ini memungkinkan pengembang untuk membagi kode ke dalam bagian-bagian yang terorganisir, meningkatkan modularitas, dan memudahkan pemeliharaan.
  2. Pengembangan di Platform .NET,  C# adalah bahasa utama yang digunakan dalam pengembangan aplikasi berbasis .NET. .NET adalah platform perangkat lunak yang komprehensif yang mencakup berbagai komponen dan alat pengembangan. Dalam lingkup .NET, C# dapat digunakan untuk membangun berbagai jenis aplikasi, termasuk aplikasi desktop, aplikasi web, aplikasi permainan, dan banyak lagi.
  3. Dukungan Cross-platform, Meskipun C# awalnya dikembangkan untuk platform Windows, saat ini ada kerangka kerja (framework) .NET Core yang memungkinkan C# untuk digunakan secara cross-platform. Ini berarti pengembang dapat menulis kode C# dan menjalankannya di berbagai sistem operasi seperti Windows, macOS, dan Linux.
  4. Integrasi dengan Visual Studio, Microsoft Visual Studio adalah lingkungan pengembangan terintegrasi (IDE) yang kuat dan populer untuk pengembangan C#. Visual Studio menyediakan fitur lengkap untuk menulis, menguji, dan menyusun kode C#, serta alat bantu seperti pemecah kode, debugger, dan pengelola proyek yang membantu dalam proses pengembangan.
  5. Dukungan untuk Program Paralel,  C# menyediakan dukungan untuk pemrograman paralel dan asinkron. Hal ini memungkinkan pengembang untuk mengoptimalkan kinerja aplikasi dengan memanfaatkan multiple threading dan operasi asinkronus.

C# digunakan secara luas dalam pengembangan perangkat lunak, terutama dalam pengembangan aplikasi Windows, perangkat lunak enterprise, pengembangan aplikasi web dengan ASP.NET, pengembangan game dengan Unity, dan banyak lagi. C# memiliki komunitas pengembang yang kuat dan banyak sumber daya online yang tersedia untuk membantu pengembang dalam mempelajari dan mengembangkan aplikasi menggunakan bahasa ini.

6. Ruby

Bahasa pemrograman Ruby adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang dinamis dan interpretatif. Dikembangkan oleh Yukihiro Matsumoto pada tahun 1990-an, Ruby dirancang untuk memiliki sintaksis yang sederhana dan mudah dibaca, dengan fokus pada kesederhanaan dan produktivitas pengembangan.

Berikut adalah beberapa informasi penting tentang bahasa pemrograman Ruby:

  1. Kesederhanaan dan Ekspresivitas, Ruby dirancang dengan prinsip "Kebahagiaan Programmer" (Programmer Happiness), yang berarti fokus pada kesederhanaan, kejelasan, dan kenyamanan dalam menulis kode. Sintaksis Ruby yang ekspresif dan mudah dibaca mirip dengan bahasa manusia, sehingga memudahkan pengembang dalam mengekspresikan ide dan konsep mereka dalam kode.
  2. Objek-Orientasi, Ruby adalah bahasa yang sepenuhnya berorientasi objek, di mana segala sesuatu dianggap sebagai objek. Setiap nilai atau data dalam Ruby adalah objek, dan setiap operasi dijalankan melalui metode yang terkait dengan objek tersebut. Pendekatan ini memungkinkan pengembang untuk menggunakan konsep pemrograman objek secara konsisten dalam pengembangan aplikasi.
  3. Dinamis dan Interpretatif,  Ruby adalah bahasa pemrograman yang dinamis, yang berarti tipe data dari variabel ditentukan secara otomatis saat runtime. Selain itu, Ruby dieksekusi secara interpretatif, artinya kode Ruby dijalankan baris per baris oleh interpreter Ruby tanpa perlu tahap kompilasi sebelumnya.
  4. Pustaka Standar yang Kaya, Ruby dilengkapi dengan pustaka standar yang kaya, yang disebut "Ruby Standard Library". Pustaka ini menyediakan berbagai modul dan fungsi yang dapat digunakan untuk tugas-tugas umum, seperti pemrosesan string, manipulasi file, pemrograman jaringan, pengelolaan tanggal dan waktu, dan banyak lagi. Pustaka ini memperluas kemampuan Ruby dan mempercepat proses pengembangan.
  5. Kerangka Kerja yang Populer, Ruby memiliki beberapa kerangka kerja (framework) yang populer, seperti Ruby on Rails, Sinatra, dan Hanami. Kerangka kerja ini mempercepat pengembangan aplikasi web dengan menyediakan struktur dan alat bantu yang siap pakai, serta mengikuti pola desain MVC (Model-View-Controller) yang terkenal.

Ruby digunakan secara luas dalam pengembangan aplikasi web, scripting, dan pemrograman umum. Kehadiran Ruby on Rails sebagai kerangka kerja web populer telah meningkatkan popularitas Ruby dalam pengembangan aplikasi web. Ruby memiliki komunitas pengembang yang aktif dan ramah, dengan banyak sumber daya dan tutorial online yang tersedia untuk membantu pengembang dalam mempelajari dan mengembangkan aplikasi dengan Ruby.

7. C++

C++ adalah bahasa pemrograman yang kuat dan serbaguna. Banyak perusahaan teknologi di Indonesia yang menggunakan C++ untuk pengembangan perangkat lunak tingkat tinggi, sistem embedded, dan game.

Bahasa pemrograman C++ adalah bahasa pemrograman yang memiliki sintaksis yang mirip dengan bahasa pemrograman C, tetapi juga mengintegrasikan paradigma pemrograman berorientasi objek. C++ dikembangkan sebagai perluasan dari bahasa C dengan penambahan fitur-fitur baru, termasuk dukungan untuk pemrograman objek.

C++ merupakan perluasan dari bahasa C, yang berarti kode C yang ada dapat dijalankan dalam program C++ tanpa perubahan. Selain itu, C++ juga menambahkan fitur-fitur baru seperti pewarisan, polimorfisme, dan abstraksi yang memungkinkan pengembang untuk menggunakan paradigma pemrograman objek.

C++ mendukung paradigma pemrograman berorientasi objek yang memungkinkan pengembang untuk memodelkan dunia nyata dalam bentuk objek. Pengembang dapat mendefinisikan kelas (class) yang menggabungkan data (atribut) dan fungsi (metode) terkait ke dalam satu kesatuan yang disebut objek. Pendekatan ini memungkinkan pengembang untuk membuat kode yang lebih terorganisir, dapat digunakan kembali, dan mudah dipelihara.

C++ digunakan dalam berbagai bidang pengembangan, termasuk pengembangan permainan, grafika komputer, aplikasi sistem, perangkat lunak tertanam, dan lainnya. Bahasa ini memberikan fleksibilitas, kinerja tinggi, dan kendali langsung kepada pengembang, sehingga menjadi pilihan populer untuk pengembangan perangkat lunak yang membutuhkan efisiensi dan kontrol yang tinggi.

8. Go

Bahasa pemrograman Go, yang juga dikenal sebagai Golang, adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Google. Go didesain dengan tujuan untuk memadukan produktivitas pengembangan modern dengan kinerja yang tinggi, keandalan, dan kemudahan dalam skala besar.

Go dirancang dengan fokus pada kesederhanaan, kejelasan, dan efisiensi. Bahasa ini memiliki sintaksis yang sederhana dan mudah dipahami, dengan penekanan pada kode yang dapat dibaca dengan mudah. Filosofi Go adalah "penulisan kode yang jelas adalah lebih baik daripada penulisan kode yang cerdas".

Go menggunakan kompilator yang cepat, sehingga waktu kompilasi kode Go menjadi relatif singkat. Hal ini memungkinkan pengembang untuk melihat perubahan dalam kode secara instan, meningkatkan produktivitas dan pengembangan yang lebih cepat.

Go digunakan secara luas dalam berbagai bidang pengembangan perangkat lunak, termasuk pengembangan sistem backend, mikroservis, perangkat lunak jaringan, alat-alat infrastruktur, dan banyak lagi. Go juga populer di industri web dan cloud, serta menjadi bahasa pemrograman yang penting dalam proyek open-source. Go memiliki komunitas yang aktif dan dukungan yang kuat dari Google, dengan banyak sumber daya, tutorial, dan paket-paket open-source yang tersedia untuk membantu pengembang dalam mempelajari dan mengembangkan aplikasi dengan Go

9. Kotlin

Bahasa pemrograman Kotlin adalah bahasa pemrograman modern yang berjalan di atas platform Java Virtual Machine (JVM) yang dikembangkan oleh JetBrains. Kotlin didesain dengan tujuan untuk menyediakan alternatif yang lebih ekspresif, aman, dan produktif dalam pengembangan aplikasi Java.

Kotlin secara naik turun kompatibel dengan kode Java yang ada. Ini berarti Anda dapat menggunakan Kotlin dalam proyek yang sudah ada dan mengintegrasikannya dengan kode Java tanpa masalah. Kode Kotlin dapat memanggil kode Java, dan sebaliknya, sehingga memungkinkan pengembang untuk secara bertahap beralih ke Kotlin atau menggunakan keduanya secara bersamaan.

Kotlin didesain dengan fokus pada kesederhanaan dan kejelasan. Bahasa ini memiliki sintaksis yang lebih ringkas dan menghilangkan beberapa boilerplate code yang umum ditemukan dalam bahasa Java. Dengan demikian, Kotlin memungkinkan pengembang untuk menulis kode yang lebih bersih, lebih mudah dipahami, dan lebih efisien.

Salah satu fitur unggulan Kotlin adalah sistem tipe yang kuat yang memungkinkan pengembang untuk menghindari banyak kesalahan yang umum terjadi dalam pengembangan dengan Java. Kotlin mengatasi masalah NullPointerException (NPE) dengan memasukkan konsep "nul-safety" ke dalam bahasa. Hal ini membantu pengembang mengidentifikasi dan mencegah kesalahan yang mungkin terjadi akibat referensi objek yang null.

Kotlin mendukung pemrograman fungsional sebagai salah satu paradigma pemrograman utamanya. Ini berarti Kotlin menyediakan fitur-fitur seperti fungsi tingkat tinggi (higher-order functions), lambdas, operasi koleksi yang ekspresif, dan lainnya. Pemrograman fungsional memungkinkan pengembang untuk menulis kode yang lebih ringkas, mudah dibaca, dan mudah dipelihara.

Kotlin telah mendapatkan popularitas yang signifikan sebagai bahasa pemrograman alternatif untuk pengembangan aplikasi Android. Google secara resmi mendukung Kotlin sebagai bahasa pemrograman pertama selain Java untuk pengembangan aplikasi Android. Kotlin menyediakan fitur-fitur yang membuat pengembangan aplikasi Android lebih mudah, lebih aman, dan lebih efisien.

Kotlin digunakan secara luas dalam pengembangan berbagai jenis aplikasi, termasuk pengembangan Android, pengembangan backend, dan pengembangan perangkat lunak umum. Kotlin memiliki komunitas pengembang yang aktif dan sumber daya online yang banyak, termasuk dokumentasi resmi, tutorial, dan contoh kode.

10. TypeScript

Bahasa pemrograman TypeScript adalah sebuah superset dari JavaScript yang dikembangkan oleh Microsoft. TypeScript ditujukan untuk memperluas dan meningkatkan JavaScript dengan penambahan fitur-fitur statis, termasuk tipe data yang diperiksa secara statis, penulisan kode yang lebih terstruktur, dan fitur-fitur pemrograman terkini.

Salah satu fitur utama TypeScript adalah sistem tipe yang kuat. Dalam TypeScript, pengembang dapat mendefinisikan tipe data untuk variabel, parameter fungsi, dan nilai kembali fungsi. Hal ini memungkinkan deteksi kesalahan lebih awal saat pengembangan dan meningkatkan keamanan dan kualitas kode. TypeScript menerapkan sistem tipe yang opsional, yang berarti Anda dapat memilih untuk menerapkan tipe data atau menggunakan JavaScript biasa.

TypeScript memiliki ekosistem yang kuat dengan dukungan dari banyak alat dan kerangka kerja populer, termasuk Angular, React, Vue.js, dan Node.js. Banyak pustaka dan framework JavaScript populer telah mengadopsi TypeScript, sehingga memungkinkan pengembang untuk menggunakan TypeScript dalam pengembangan aplikasi web dan aplikasi lintas-platform.

TypeScript memungkinkan pengembang untuk menggabungkan kekuatan JavaScript dengan fitur-fitur pengembangan yang diperluas dan tipe data yang diperiksa secara statis. Ini membuatnya menjadi pilihan yang populer untuk pengembangan aplikasi kompleks, khususnya dalam lingkungan pengembangan web. TypeScript memiliki dokumentasi resmi yang baik, serta dukungan dan sumber daya online yang melimpah untuk membantu pengembang dalam mempelajari dan mengembangkan aplikasi dengan TypeScript.

Penutup

Perlu diingat bahwa daftar ini tidak berafiliasi dengan preferensi individu atau tingkat popularitas absolut. Pilihan bahasa pemrograman terbaik dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan proyek dan preferensi pengembang.

M Hadi H, S.T.
M Hadi H, S.T. Sharing and building, berharap dapat berpartisipasi walaupun dalam hal kecil untuk kemajuan pengetahuan - Mengabdi di Dinas Pekerjaan Umum salah satu instansi Pemerintah Daerah

Post a Comment for "Jangan Salah! Ini 10 Bahasa Pemrograman Terbaik dan Populer di Indonesia"