Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Download Modul Belajar Mandiri Calon Guru ASN Materi PPPK

Download Modul Belajar Mandiri Calon Guru ASN Materi PPPK
Kemendikbud melalui Program Guru Belajar dan Berbagi meluncurkan Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK. Program ini dimaksudkan untuk menyediakan fasilitasi kepada calon guru ASN PPPK dalam mengahadapi seleksi ASN PPPK nantinya.
Modul Belajar dan Berbagi Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK yang dikembangkan bersifat menyegarkan. Menyegarkan bagaimana calon guru dibekali pemahaman dan keterampilan dalam menghadapi seleksi ASN PPPK.

Modul Belajar Mandiri yang diperuntukan bagi Calon Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ini merupakan salah satu alternatif bahan belajar mandiri dalam mempersiapkan seleksi guru PPPK.

Calon guru PPPK dapat menggunakan bahan belajar lainnya dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi. Modul ini berfungsi untuk me-refresh kembali pengetahuan dan keterampilan yang telah di dapat sebelumnnya.

Kemudian memberikan pengalaman baru terkait belajar mandiri dengan mengedepankan konsep komunitas pembelajaran, memamnfaatkan teman sebaya (peer learning) dalam mengkonstruk pengetahuan dan keterampilan, dan lebih mempersiapkan dalam menghadapi seleksi calon guru PPPK.

Substansi materi yang ada dalam modul belajar mandiri ini dikembangkan melalui proses kurasi dan penulisan yang bersumber dari beberapa modul yang telah dikembangkan oleh Dirjen GTK sebelumnya, diantaranya Modul Pendidikan profesi Guru (PPG), Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP), dan modul lainnya yang relevan. dengan tujuan agar calon guru PPPK dapat dengan mudah memahami mengembangkan dan me-refresh teori dan konsep pedagogi.

Kepada bapak/ibu yang kesulitan atau tidak memiliki akses ke Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK dari Kemendikbud, berikut penulis bagikan tautan untuk mendownload Modul Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK Materi Pedagogi.

Komponen-komponen di dalam modul ini dikembangkan dengan tujuan agar calon guru ASN PPPK mampu memahami materi esensial terkait teori belajar, karakter peserta didik, keterampilan berpikir tingkat tinggi, desain pembelajaran, dasar komunikasi, konsep penilaian, dan pengembangan potensi peserta didik, sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Berikut modul materi pedagogi yang langsung bisa anda download
  1. Pembelajaran 1. Teori Belajar Download
  2. Pembelajaran 2. Karakter Peserta Didik Download
  3. Pembelajaran 3. Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Download
  4. Pembelajaran 4. Desain Pembelajaran Download
  5. Pembelajaran 5. Dasar Komunikasi Download
  6. Pembelajaran 6. Konsep Penilaian Download
  7. Pembelajaran 7. Pengembangan Potensi Peserta Didik Download
Berikut modul materi Guru TK yang langsung bisa anda download
  1. Pembelajaran 1. Layanan PAUD Holistik Integratif Download
  2. Pembelajaran 2. Perkembangan dan Belajar Anak Usia Dini Download
  3. Pembelajaran 3. Materi dan Kegiatan Belajar Anak Usia Dini Download
  4. Pembelajaran 4. Pendekatan Pembelajaran Di Lembaga PAUD Download
  5. Pembelajaran 5. Penyusunan Perangkat Pembelajaran Download 
  6. Pembelajaran 6. Asesmen Perkembangan Anak Usia Dini Download
Berikut modul materi Bidang Studi Ekonomi yang langsung bisa anda download
  1. Pembelajaran 1: Permasalahan Dasar, Motif, Prinsip Ekonomi, dan Pelaku Ekonomi Download
  2. Pembelajaran 2. Produksi, Distribusi, dan Konsumsi Download
  3. Pembelajaran 3. Permintaan, Penawaran, dan Struktur Pasar Download
  4. Pembelajaran 4.  Uang dan Lembaga Keuangan Download
  5. Pembelajaran 5.  Konsep Perdagangan Internasional dan Alat Pertukaran Perdagangan Internasional Download
Berikut modul materi Bidang Studi Geografi yang langsung bisa anda download
Modul belajar mandiri ini memberikan pengamalan belajar bagi calon guru PPPK dalam memahami teori dan konsep pembelajaran tentang geografi. Komponen-komponen di dalam modul belajar mandiri ini dikembangkan dengan tujuan agar calon guru PPPK dapat dengan mudah memahami materi terkait letak Indonesia dan pengaruhnya terhadap potensi sumberdaya alam, kondisi alam Indonesia, dinamika penduduk Indonesia, unsur peta untuk memahami lokasi geografis, interaksi antarwilayah, sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
  1. Pembelajaran 1: Letak Indonesia dan Pengaruhnya Terhadap Potensi Sumberdaya Alam Download
  2. Pembelajaran 2: Kondisi Alam Indonesia Download
  3. Pembelajaran 3: Dinamika Penduduk Indonesia Download 
  4. Pembelajaran 4: Unsur-unsur Peta untuk Memahami Lokasi Geografis Download
  5. Pembelajaran 5: Interaksi Antarwilayah Download
Berikut modul materi Bidang Studi Sejarah yang langsung bisa anda download
Kehidupan masyarakat indonesia pada masa Pra aksara merupakan salah satu materi yang harus Anda kuasai sebagai guru IPS ataupun guru sejarah  agar mampu Menjelaskan sejarah kedatangan nenek moyang bangsa Indonesia,  Menjelaskan periodisasi masa pra aksara,  Menjelaskan Jenis-jenis manusia pra aksara di Indonesia, Menjelaskan kehidupan masyarakat pada masa pra aksara.
  1. Pembelajaran 1: Kehidupan Masyarakat Indonesia pada Masa Pra-aksara Download
  2. Pembelajaran 2: Kehidupan Masyarakat Indonesia pada Masa Hindu-Budha dan Islam Download
  3. Pembelajaran 3: Kehidupan Bangsa Indonesia pada masa Kolonial, Pergerakan Nasional, Penjajahan Jepang hingga Kemerdekaan Download
  4. Pembelajaran 4: Kehidupan Bangsa Indonesia pada Masa Revolusi, Orde Lama, Orde Baru, hingga Reformasi. Download

Berikut modul materi Bidang Studi Sosiologi yang langsung bisa anda download

Pembelajaran 1: Belajar Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan

Sejarah kelahiran sosiologi pada awal abad ke-18 dipengaruhi oleh perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat dipengaruhi oleh kekuatan sosial.

Adapun kekuatan sosial yang berperan dalam perkembangan ilmu sosiologi saat itu, antara lain: revolusi politik, revolusi industri dan kemunculan kapitalisme, kemunculan sosialisme, gerakan feminism, terjadinya urbanisasi besar-besaran, perubahan keagamaan, dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Sumbangan pemikiran dari para founding fathers sosiologi, yaitu Auguste Comte, Emile Durkheim, Marx WeberKarl Marx, dan Herbert Spencer, merupakan sebuah grand theory yang hingga saat ini masih menjadi pijakan teori-teori baru dalam perkembangan sosiologi. Auguste Comte mencetuskan pemikiran tentang “hukum kemajuan manusia” atau “hukum tiga tahap perkembangan intelektual”.

Comte menyebutkan bahwa sejarah pemikiran manusia melewati tiga tahap yang mendaki, yaitu: teologi, metafisika, dan positif. Comte juga membagi sosiologi ke dalam dua bagian besar, yaitu: Statika Sosial (social statics) yang mewakili stabilitas dan Dinamika Sosial (social dynamics) mewakili perubahan.

Sosiologi merupakan ilmu sosial yang obyeknya adalah masyarakat. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri karena telah memenuhi segenap unsur-unsur ilmu pengetahuan, yang memiliki karakteristik empiris, teoritis, kumulatif, dan nonetis.

Sosiologi pada hakikatnya bukanlah semata-mata ilmu murni (pure science) yang hanya mengembangkan ilmu pengetahuan secara abstrak demi usaha peningkatan kualitas ilmu itu sendiri, namun sosiologi bisa juga menjadi ilmu terapan (applied science) yang menyajikan cara-cara untuk mempergunakan pengetahuan ilmiahnya guna memecahkan masalah-masalah sosial yang perlu solusi.

Gejala sosial yang terjadi dalam masyarakat dapat berdampak positif dan negatif. Dampak negatif dalam gelaja sosial adalah sebagai berikut: 1) Terjadi ketidakteraturan sosial dalam masyarakat; 2) Penyimpangan sosial semakin meningkat. 3) Terjadi kerusakan lingkungan alam; 4) Terjadi masalah kependudukan; 5) Konflik sosial meningkat; dan 6) Dekadensi moral. Sedangkan dampak positif yang ada di dalam gejala sosial meliputi: 1) Kualitas pendidikan masyarakat meningkat; 2) Masyarakat semakin maju dan produktif.; 3) Timbulnya rasa toleransi; dan 4) Kesetaraan gender.

Untuk lebih memahami materi mengenai Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan, Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengklik tautan yang telah disediakan berikut ini, Download

Pembelajaran 2: Interaksi Sosial

Interaksi sosial merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis menyangkut hubungan antara perorangan, antara kelompok dan kelompok manusia, atau antara perorangan dengan kelompok manusia. Interaksi sosial dalam masyarakat dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut. simpati, impati , imitasi, sugesti, motivasi, dan identifikasi.

Nilai sosial merupakan sesuatu yang dianggap baik dan pantas bagi masyarakat setempat. Aturan-aturan dalam masyarakat meliputi perbuatan yang dilarang dan dianjurkan. Aturan dalam masyarakat terwujud dalam bentuk norma sosial.

Sosialisasi merupakan proses sosial yang dialami seseorang atau kelompok untuk belajar mengenali serta menghayati pola perilaku, sistem nilai, dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Dengan sosialisasi, individu dapat berkembang menjadi pribadi yang diterima masyarakat.

Penyimpangan sosial sering ditemukan dalam kehidupan di sekitar kita. Penyimpangan sosial terjadi akibat ketidaksesuaian perilaku atau tindakan dengan nilai dan norma sosial dalam masyarakat. Penyimpangan sosial dapat mengganggu keteraturan sosial.

Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian sosial untuk mengembalikan keteraturan sosial. Penyimpangan sosial dalam masyarakat disebabkan oleh beberapa faktor berikut: 1) keterbatasan ekonomi; 2) sosialisasi tidak sempurna; 3) pemberian julukan (labelling); 4) pengaruh mental yang tidak sehat; 5) pengaruh lingkungan dan media massa yang cenderung negative; 6) adanya asosiasi diferensial; 7) sosialisasi subkebudayaan menyimpang; dan 8) penyerapan nilai dan norma dalam proses sosialisasi tidak maksimal.

Pengendalian sosial merupakan cara-cara atau metode yang digunakan untuk mendorong seseorang agar berperilaku selaras dengan kehendak kelompok atau masyarakat tertentu.

Kelompok sosial adalah suatu kelompok yang meliputi dua atau lebih manusia, yang di antara mereka terdapat beberapa pola interaksi yang dapat dipahami oleh para anggotanya atau orang lain secara keseluruhan

Untuk lebih memahami materi mengenai Interaksi Sosial. Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengklik tautan yang telah disediakan berikut ini,. Download.

Pembelajaran 3: Struktur Sosial

Lembaga sosial adalah sistem norma sosial dan hubungan-hubungan terorganisasi yang menyatukan nilai-nilai dan prosedur tertentu dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Lembaga sosial disebut juga pranata sosial atau institusi sosial. Lembaga sosial dibentuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Fungsi lembaga sosial dapat bersifat nyata (manifes) dan tidak tampak (laten).

Unsur-unsur sistem stratifikasi sosial dalam masyarakat adalah kedudukan (status) dan peran (role). Kedudukan dan peran di samping unsur pokok dalam sistem berlapis-lapis dalam masyarakat, juga mempunyai arti yang sangat penting bagi sistem sosial masyarakat.

Status menunjukkan tempat atau posisi seseorang dalam masyarakat, sedangkan peranan menunjukkan aspek dinamis dari status, merupakan suatu tingkah laku yang diharapkan dari seorang individu tertentu yang menduduki status tertentu. Status dibedakan menjadi tiga macam yaitu: ascribed-status,  achieved-status, dan assigned-status.

Stratifikasi sosial lebih merujuk pada pembagian sekelompok orang ke dalam tingkatan (strata) yang berjenjang secara vertikal. Stratifikasi sosial juga sering dikaitkan dengan persoalan kesenjangan sosial atau polarisasi sosial.

Mobilitas sosial adalah suatu gerak dalam struktur sosial (social structure) yaitu suatu gerak perpindahan dari suatu kelas sosial ke kelas sosial lainnya. Ada dua prinsip bentuk gerak sosial meliputi gerak sosial horisontal dan gerak sosial vertikal. Ada pula bentuk mobilitas berupa mobilitas antargenerasi, mobilitas struktural dan mobilitas pertukaran.

Untuk lebih memahami materi mengenai Struktur Sosial, Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengklik tautan yang telah disediakan berikut ini. Download 

Pembelajaran 4: Konflik Sosial dan Integrasi Sosial

Konflik merupakan suatu proses sosial ketika seseorang atau sekelompok orang berusaha mencapai tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan disertai ancaman atau kekerasan.

Kekerasan (violence) merupakan penggunaan kekuatan fisik secara paksa terhadap orang atau benda. Selain penggunaan kekuatan fisik dan kekuasaan, kekerasan juga bisa berupa ancaman atau tindakan terhadap diri sendiri, perorangan atau sekelompok orang atau masyarakat yang mengakibatkan trauma, kematian, kerugian psikologis, kelainan perkembangan atau perampasan hak.

Integrasi sosial terjadi ketika unsur-unsur dalam masyarakat saling berhubungan secara intensif di berbagai bidang kehidupan.

Akibatnya, terjadi pembauran beberapa unsur berbeda dan setiap unsur dalam masyarakat dapat bekerja sama dengan unsur lain. Integrasi sosial dibedakan menjadi tiga sifat, yaitu integrasi normatif, integrasi fungsional, dan integrasi koersif.

Masyarakat multikultural dapat diartikan sebagai masyarakat yang memiliki beraneka ragam kebudayaan yang menekankan pada keanekaragaman kebudayaan dalam kesederajatan atau kesetaraan. Artinya, tidak ada posisi superior dan inferior antaretnik, ras, jenis kelamin, serta agama.

Untuk lebih memahami materi mengenai Konflik Sosial dan Integrasi Sosial, Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengklik tautan yang telah disediakan berikut ini. Download

Pembelajaran 5: Perubahan Sosial dan Pemberdayaan Komunitas

Perubahan sosial didefinisikan sebagai perubahan dalam pola perilaku dan budaya yang signifikan dari waktu ke waktu. Suatu perubahan dapat disebut sebagai perubahan sosial ketika mampu memengaruhi kehidupan manusia secara luas.

Faktor penyebab perubahan sosial meliputi: faktor internal (konflik, faktor demografi, dan penemuan baru) dan faktor eksternal (pengaruh kebudayaan masyarakat luar, perubahan lingkungan fisik, dan peperangan). Adapun teori perubahan sosial yaitu Teori Evolusi, Teori Siklus Teori Fungsionalis, dan Teori Konflik

Modernisasi diartikan sebagai proses menuju masa kini (proses menuju masyarakat modern). Modernisasi merupakan proses transformasi total kehidupan bersama dalam IPTEK dan organisasi ke arah pola-pola ekonomis dan politis telah dilalui oleh negara barat.

Modernisasi adalah bentuk perubahan sosial yang terencana. Globalisasi diibaratkan memiliki dua sisi yang saling bertolak belakang.

Satu sisi menjanjikan kemajuan bagi kehidupan masyarakat. Di sisi lain globalisasi menyebabkan munculnya per­masalahan sosial. Beberapa per­masalahan sosial muncul akibat globalisasi antara lain: kerusakan lingkungan, merebaknya budaya popular, munculnya neokolonialisme, dan menjangkitnya budaya konsumerisme.

Permasalahan sosial merupakan bentuk tingkah laku yang melanggar adat istiadat masyarakat. Sebagian besar masyarakat menganggap permasalahan sosial mengganggu, tidak dikehendaki, berbahaya, dan merugikan banyak orang. Oleh karena itu, permasalahan sosial tidak diharapkan masyarakat.

Kearifan lokal diartikan sebagai pandangan hidup dan pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah dalam pemenuhan kebutuha mereka.

Pemberdayaan masyarakat atau komunitas merupakan usaha untuk meningkatkan harkat dan martabat lapisan masyarakat yang dalam kondisi sekarang tidak mampu untuk melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan. Secara sederhana memberdayakan dalam hal ini diartikan sebagai memampukan dan memandirikan masyarakat.

Untuk lebih memahami materi mengenai Konflik Sosial dan Integrasi Sosial, Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengklik tautan yang telah disediakan berikut ini. Download

Pembelajaran 6: Metode Penelitian Sosial

Penelitian sosial merupakan sarana bagi ilmu pengetahuan mengembangkan keilmuan dan memecahkan permasalahan dalam masyarakat. Oleh karena itu, hasil penelitian memiliki manfaat bagi pihak-pihak yang menggunakannya. Hasil penelitian sosial hendaknya dikomunikasikan kepada masyarakat luas. Laporan hasil penelitian perlu dikomunikasikan atau dipublikasikan melalui presentasi, seminar/diskusi publik, dan diterbitkan.

Pada umumnya rancangan penelitian dibuat dalam bentuk proposal. Proposal terdiri atas bab pendahuluan, kajian pustaka, dan metode penelitian. Adapun bagian rancangan penelitian mencakup komponen-komponen berikut. 1) penentuan topik penelitian; 2) penulisan judul penelitian; 3) penulisan latar belakang masalah; 4) penulisan rumusan masalah; 5) penulisan tujuan penelitian; dan 6) penulisan metode/jenis penelitian.

Data penelitian dibedakan menjadi dua, yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk angka. Data pada penelitian kuantitatif diperoleh melalui angket dan pengukuran. Adapun data kualitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk kata-kata/ deskripsi, hasil pengelompokan (nominal), hasil pengategorian (ordinal), dan gambar. Data pada penelitian kualitatif diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Teknik menentukan sampel merupakan cara yang digunakan peneliti dalam menentukan orang/ kelompok yang menjadi objek penelitian. Adapun sampel merupakan orang/kelompok yang dijadikan objek penelitian. Sampel akan dipilih secara khusus dan harus mampu mewakili keseluruhan populasi. Sampel pada penelitian kuantitatif disebut responden. Sementara itu, sampel pada penelitian kualitatif disebut informan.

Teknik pengumpulan data merupakan cara yang digunakan peneliti untuk memperoleh informasi/data. Dalam setiap teknik pengumpulan data dibutuhkan instrumen/alat yang digunakan peneliti untuk pengumpulan data. Teknik pengumpulan data meliputi: teknik wawancara, observasi (pengamatan), studi dokumentasi, dan angket (kuesioner).

Untuk lebih memahami materi mengenai Konflik Sosial dan Integrasi Sosial, Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengklik tautan yang telah disediakan berikut ini. Download

PGSD

Berikut modul materi PGSD Bidang Studi Bahasa Indonesia yang langsung bisa anda download
  1. Pembelajaran 1 Ragam Teks dan Satuan Bahasa Pembentuk Teks Download
  2. Pembelajaran 2 Struktur, Fungsi, dan Kaidah Kebahasaan Teks Fiksi Download
  3. Pembelajaran 3 Struktur, Fungsi, dan Kaidah Kebahasaan Teks Nonfiksi Download
  4. Pembelajaran 4 Apresiasi dan Kreasi Sastra Anak Download 
Berikut modul materi PGSD Bidang Studi IPS yang langsung bisa anda download
  1. Pembelajaran 1. Manusia, Tempat dan Lingkungan Download
  2. Pembelajaran 2. Waktu, Perubahan, dan Sistem Sosial Budaya Download
  3. Pembelajaran 3. Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan Download
  4. Pembelajaran 4. Fenomena Interaksi dalam Perkembangan IPTEK dan Masyarakat Global Download
Berikut modul materi PGSD Bidang Studi Matematika yang langsung bisa anda download
  1. Pembelajaran 1. Bilangan Asli, cacah, dan Bulat (ACB) Download
  2. Pembelajaran 2. Bilangan Pecah (Pecahan) Download
  3. Pembelajaran 3. Geometri Download
  4. Pembelajaran 4. Pengukuran Download
  5. Pembelajaran 5. Statistika dan Peluang Download
  6. Pembelajaran 6. Kapita Selekta Matematika Download
Berikut modul materi PGSD Pedagodi yang langsung bisa anda download
  1. Pembelajaran 1. Teori Belajar Download
  2. Pembelajaran 2. Karakter Peserta Didik Download
  3. Pembelajaran 3. Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Download
  4. Pembelajaran 4. Desain Pembelajaran Download
  5. Pembelajaran 5. Dasar Komunikasi Download
  6. Pembelajaran 6. Konsep Penilaian Download
  7. Pembelajaran 7. Pengembangan Potensi Peserta Didik Download
Berikut modul materi PGSD PPKn yang langsung bisa anda download
  1. Pembelajaran 1. Konsep Dasar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Download
  2. Pembelajaran 2. Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Download
  3. Pembelajaran 3. Penerapan Hak dan Kewajiban serta Norma Pancasila Download
  4. Pembelajaran 4. Keberagaman dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika Download
  5. Pembelajaran 5. Keberagaman dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia Download
 Demikianlah Modul Belajar Mandiri Calon Guru ASN Materi PPPK ini. Semoga bermanfaat.
M Hadi H, ST.
M Hadi H, ST. Sharing and building, berharap dapat berpartisipasi walaupun dalam hal kecil untuk kemajuan pengetahuan

Post a Comment for "Download Modul Belajar Mandiri Calon Guru ASN Materi PPPK"