Ini Dia Kingdom Tower, Kandidat Peraih Rekor Gedung Tertinggi Di Dunia Menggeser Burj Khalifa

Negara - negara maju di seluruh dunia seakan terus berlomba- lomba memajukan infrastruktur yang ada di negara mereka. Tak heran jika tiap tahun banyak dibangun gedung gedung pencakar langit.

Beberapa jenis gedung yang dibangun juga bervariasi, seperti hotel, perkantoran, hingga bangunan multi-fungsi. Terdapat banyak bangunan-bangunan tinggi terkenal di dunia, sebut saja seperti Menara Eiffel di Prancis atau Gedung Empire State di Amerika. Namun nyatanya banyak bangunan lain yang jauh lebih tinggi.

Seiring dengan berjalannya waktu, pertumbuhan penduduk berbanding lurus dengan tingginya kebutuhan manusia. Hal tersebut berimbas kepada sektor tempat tinggal, perumahan dan pemukiman, dimana dengan lahan yang terbatas para stakeholder ditantang harus mampu menampung permintaan akan tempat tinggal yang terus bertambah.

Oleh karena itu, bangunan vertikal merupakan salah satu solusi dari masalah terbatasnya lahan. Selain kebutuhan tempat tinggal, di era globalisasi ini kebutuhan akan teknologi dan perasaan haus akan inovasi juga terus meningkat dari waktu ke waktu. Sehingga pembangunan akan bangunan vertikal pun seakan menjadi kompetisi bagi pihak-pihak tertentu.

Penelitian-penelitian terus dikembangkan untuk menemukan teknologi terbaru di bidang konstruksi, sehingga menghasilkan inovasi bangunan pencakar langit yang paling unik, paling murah, paling megah, paling mudah metode pelaksanaannya ataupun paling tinggi di dunia.

Gedung pencakar langit seakan menjadi simbol keberhasilan ekonomi dan keuangan bagi pemilik gedung bertingkat, semakin tinggi dan mewah gedung itu semakin menanjak pula prestise pemiliknya.

Predikat bangunan tertinggi di dunia saat ini masih disandang oleh Burj Khalifa yang terletak di Dubai, Uni Emirat Arab dengan ketinggian mencapai 828 meter dan total jumlah 163 lantai. Gedung ini dibangun menjelang krisis ekonomi pada tahun 2008/2009 ini tentu meningkatkan gengsi Pemimpin Negara UEA yang memang masuk ke jajaran orang-orang terkaya di Dunia. Ketinggian ini berselisih 200 meter lebih dari bangunan tertinggi kedua, yaitu Mekkah Royal Clock Tower Hotel.

Kingdom Tower

Dalam beberapa tahun kedepan, kandidat gedung tertinggi di dunia milik Arab Saudi, Kingdom Tower, akan segera berdiri megah dengan ketinggian lebih dari 1 km dan didesain untuk memiliki total 200 Lantai yang mengalahkan Burj Khalifa yang selama ini memegang rekor di Guinness World Record sebagai gedung tertinggi dunia yang berlokasi di Dubai.

Megaproyek ini sudah mulai dibangun hingga lantai 48 dengan ketinggian sekitar 194 m. Sedangkan puncak gedung yang menembus awan dengan tinggi 1 Km ditarget akan selesai pada 2019-2020 mendatang.
Kindom Tower Vs Burj Khalifa
Kindom Tower Vs Burj Khalifa
Arsitek asal Chicago Adrian Smith merupakan orang yang terkenal lewat rancangan gedung pencakar langit yang ekstrim, termasuk gedung tertinggi di dunia saat ini: Burj Khalifa di Dubai dengan tinggi 2.722 kaki atau sekitar hampir 850 meter.

Smith dan rekannya Gordon Gill juga berada di belakang Kingdom Tower, yang saat ini sedang dibangun di Jedah, Arab Saudi. Saat dibuka pada tahun 2019, bangunan ini akan menjadi gedung pertama yang memiliki tinggi lebih dari 1 km. atau lebih mudah dikatakan, rancangan Smith ini akan menjadi gedung paling tinggi di dunia, mengalahkan rancangannya terdahulu sendiri.

EC Harris dan Mace ditunjuk Jeddah Economic Company (JEC) untuk mengelola pembangunan gedung tersebut dengan nilai investasi mencapai USD  1,23 miliar atau sekitar Rp 11,6 triliun. Alasan mereka menggandeng EC Harris dan Mace karena sukses membangun The Sharp, bangunan tertinggi di Eropa (London).

Wacana pembangunan Kingdom Tower muncul pertama kali pada tahun lalu. Pangeran AlWaleed bin Talal, miliuner Arab Saudi ini menginginkan mengembangkan kota kedua Arab Saudi, Jeddah, sebagai pusat Kota Kerajaan. Tak tanggung-tanggung, dana USD 20 miliar siap digelontorkan.

Struktur Atas Gedung

Pembangunan menara ini berfokus pada bagaimana membuat bangunan yang sangat tinggi tanpa memerlukan luas yang signifikan. Dikarenakan designernya adalah juga yang berada di balik pembangunan gedung tertinggi di dunia saat ini, Burj Khalifa, maka Kingdom Tower sebenarnya adalah hasil dari optimasisasi Burj Khalifa.

Desain penampang gedung berbentuk “Y” memiliki banyak keunggulan. Pemisahan sudut sebesar 120 pada setiap sayap/sisi memungkinkan pengguna gedung dapat melihat pemandangan secara lebih luas, namun tidak dapat melihat secara langsung bagian sayap yang berdekatan dengannya, yang membuat pengguna memiliki privasi lebih.

Bentuk “Y” juga akan memberikan akses pencahayaan dari luar yang lebih baik bagi pengguna gedung. Dengan bentuk ini, menara memiliki rasio lebar dengan tinggi sebesar 1 : 10.
Denah Struktur Atas Kindom Tower
Denah Struktur Atas Kindom Tower
Struktur gedung seluruhnya tersusun dari dinding beton bertulang yang dicor ditempat. Desain geometri struktur yang berulang juga memungkinkan bekisting untuk pelat lantai digunakan berkali-kali sehingga mengurangi biaya.  Sementara itu, kekuatan beton yang digunakan direncanakan untuk tidak lebih dari 115 MPa, serta 60-80 MPa pada ketinggian tertentu. Ahli mix-design serta teknologi concrete-pumping akan dilibatkan untuk membuat beton bermutu tinggi pada bagian atas gedung.
Struktur Atas Kindom Tower
Struktur Atas Kindom Tower 
Dalam proses pelaksanaannya juga perlu diperhatikan, karena notabenenya setiap lantai harus dicor dan beton harus dipompa dari bawah keatas. Perlu diingat kembali di kawasan Timur Tengah memiliki iklim gurun dimana suhunya relatif panas. Sehingga pengecoran konstruksi gedung tinggi biasanya baru dapat dilaksanakan pada malam hari. Mengunakan tabung bertekanan, dinaikan dengan ukuran pipa 6 inch. Gravitasi salah satu masalah untuk membawa semen ke ketinggian gedung.

Ketika gedung Burj dibangun, hal ini menjadi salah satu rekor teknologi tercatat untuk insinyur disana. Tim Samsung Engineering mampu memompa beton basah sebanyak 6 juta kubik melalui mesin pompa dengan tabung tunggal. Mesin pompa khusus dikembangkan oleh perusahaan Jerman Putzmeister.

Struktur Bawah Gedung 

Struktur bawah Kingdom Tower menggunakan tipe raft foundation yang dibangun di atas 44 buah tiang pancang berdiameter 1.8 meter dengan kedalaman sejauh 50-60 meter.Saat ini, struktur bawah Kingdom Tower telah selesai dibangun. 

Tercatat dalam pelaksanaannya menemui banyak  kendala, hal ini dikarenakan lokasi pembangunan terletak dekat dengan pantai laut merah. Keberadaan air laut tidak menutup kemungkinan akan berpotensi merusak tulang struktur bangunan karena kerasnya kandungan garam. Hal tersebut merupakan salah satu yang melatar belakangi pondasi dasar bangunan yang sangat kuat sedalam 50-60 meter.
Pondasi Kingdom Tower
Pondasi Kingdom Tower

Design Angin 

Desain menara yang sangat tinggi tentunya membuat perancang perlu memperhatikan pengaruh angin terhadap struktur dengan perbandingan tinggi dengan lebar yang cukup besar. Seperti halnya Burj Khalifa, menara ini didesain dengan bentuk yang aerodinamis. Dimana beban angin yang menerpa gedung akan dengan mudah disalurkan oleh bentuknya yang meruncing, atau dengan kata lain bentuk gedung ini dapat menahan angin dengan cara mengurangi luas penampang gedung seiring dengan bertambahnya ketinggian dan ditambah dengan desain balkonnya yang aerodinamis. Selain membuat gedung lancip ke arah atas, setiap sayap huruf “Y”juga dibuat lancip pada setiap ujungnya. 
Bentuk Aerodinamis Tower
Bentuk Aerodinamis Tower

Tata Letak Tower 

Jeddah Economic Company (JEC) dan Pemerintah Arab Saudi dalam hal ini ingin menunjukan pentingnya Kingdom Tower kepada dunia, bahwa mereka tumbuh di tengah gurun dan keberadaan Kerajaan Arab semakin penting dan berkembang di dunia Internasional. Sedangkan bentuk ramping dan efisien tower dapat dianalogikan sebagai daun tanaman gurun yang tumbuh dandara daun tumbuh ke atas dari tanah sebagai bentuktunggal. Tower ini melambangkan sebagai katalis untuk meningkatkan pembangunan di sekitar. 
Tata Letak Kingdom Tower
Tata Letak Kingdom Tower
Salah satu dari tiga arah pemandangan dari sisi Tower sengaja direncanakan berorientasi menghadap ke Mekah, sementara sisi lainnya hampir semua mengarah ke utara, dimana kedua beban sinar matahari secara keseluruhan berkurang sekaligus mengarahkan pemandangan kearah pemukiman. Namun, ternyata penyesuaian orientasi ini membantu mengurangi besarnya beban angin di beberapa lokasi kritis. 

Pelaksanaan pembangunan Kingdom Tower masih berlangsung hingga saat ini, dan diperkirakan kandidat gedung tertinggi di dunia ini akan selesai pada tahun 2019-2020. Semoga langkah pembangunan yang ambisius ini dapat berpotensi selain sebagai bangunan landmark negara, juga sebagai katalis adanya pengembangan kota dengan mengubah lingkungan lokal dan regional, akan menciptakan lapangan kerja dan kesempatan, dan akan menjadi bagian sentral dari pusat kota baru. 
Yusron Dwi Mangestika Wicakso Sugianto, ST.
Daftar Pustaka :
Bagus, Ilham. 2015. Kingdom Tower Menggeser Burj Khalifa sebagai Gedung Tertinggi di Dunia.http://bit.ly/2iKfCZZ [29 Desember 2016]
Unik. 2015. Gedung Tertinggi di Dunia Milik Arab Saudi Menembus Awan. http://bit.ly/2iSlQnY [29 Desember 2016] 
Walia, Kushal. 2015. Burj Khalifa Will No More Be The Tallest Building In The World.  http://bit.ly/2jcNwY0 [29 Desember 2016] 
Weismantle, Peter. 2013. Case Study : Kingdom Tower, Jeddah. http://bit.ly/2jbW9lB [29 Desember 2016] 

GRATIS !!!
Dapatkan update artikel terbaru IlmuBeton.com:

Jangan lupa Konfirmasi melalui link Aktivasi yang kami kirimkan ke email Anda

0 Response to "Ini Dia Kingdom Tower, Kandidat Peraih Rekor Gedung Tertinggi Di Dunia Menggeser Burj Khalifa"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar berupa saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan. Hanya komentar dengan Identitas yang jelas yang akan ditampilkan, Komentar Anonim, Unknown, Profil Error tidak akan di approved

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel