Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Marina Barrage Bendungan Dengan Rekayasa Teknik Sipil yang Inovatif di Singapura

Marina Barrage adalah salah satu hasil rekayasa Teknik Sipil sebuah bendungan yang inovatif di Singapura yang dibangun di mulut teluk antara marina bagian timur dan marina bagian selatan.

Marina Barrage merupakan hasil dari visi mantan menteri Mentor Lee Kuan Yew dua dekade yang lalu, ia membayangkan pembendungan mulut Channel Marina untuk membuat reservoir air tawar yang saat ini Marina Barrage menjadi reservoir air ke 15 tebesar di Singapura yang diresmikan buka pada taggal 1 November 2008 oleh Mr Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Singapura.

Tidak hanya sebagai bendungan yang menyimpan atau mengatur air, Marina Barrage juga mempunyai peran penting untuk membantu mengurangi banjir yang cukup luas dibeberapa area pulau seperti Chinatown, Boat Quay, Jalan Besar dan Geylang yang letaknya lebih rendah.

Selama masa periode hujan lebat, rangkaian sembilan gerbang dibendungan akan diaktifkan untuk melepaskan air hujan yang berlebih ke laut saat air laut surut. Sedangkan ketika ombak pasang, pompa raksasa dapat mengalirkan air yang berkelebihan ke laut.

Marina Barrage memiliki bentuk bangunan yang unik, begitu memasuki gedung, kita dapat melihat air mancur luas dan “Pump House” yang berisi pompa-pompa pengolahan air. Selain itu, diatas gedung ini ditanami rerumput sebagai ruang hijau yang populer untuk bermain layang-layang atau duduk-duduk bersantai dengan keluarga dan menikmati pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan.

Fasilitas yang diberikan ini juga menjadikan sebuah karya untuk  mendorong Singapura menjadi negara hijau yang menggambarkan isu-isu lingkungan dan air melalui interaktif multi-media display, pameran dan permainan. Bendungan yang berada di tengah kota ini, dijadikan pusat dari sistem pengairan untuk irigasi yang berada di Singapura. Ditempat ini pula terdapat fasilitas wisata gratis yang bisa dinikmati oleh semua pengunjung.

Seperti area yang sering dikunjungi para keluarga untuk bercengkerama di green roof, dari tempat ini juga bisa melihat sisi keindahan singapura seperti Singapore Flyer, dan Gardens By the Bay.
Air di Marina Barrage tidak terpengaruh pasang surut.

Air dijaga konstan sepanjang tahun sehingga ideal untuk semua jenis kegiatan rekreasi seperti berperahu, slancar angin, kayak dan dragonboat. Tidak hanya itu, di Marina Barrage kita juga bisa melihat proses penjernihan air di Pump House. Saat ini, memungkinkan orang untuk bermain disekitar bendungan adalah strategi public atau keterlibatan yang disengaja, sehingga badan air berharap bahwa kegiatan rekreasi akan membantu  orang untuk benarbenar melihat konservasi air.

Sistem struktur bangunan ini mampu menjawab permasalahan yang sudah hampir 50 tahun menghantui negara Singapura sejak negara tersebut merdeka, yaitu :

  1. Masalah banjir, bangunan ini menjadi solusi banjir karena menahan banjir dan gelombang dari laut.
  2. Masalah minim air bersih, bangunan ini sebagai tembok urban reservoar air tawar terbesar di Singapura seluas 10.000 Ha.
  3. Kurangnya fasilitas, landmark dan ruang  terbuka untuk warga Singapura, Marina Barrage sebagai sarana bermain, olahraga air, dan hiburan lainnya.

Tak heran maka sistem struktur yang menghabiskan dana 226 juta Dolar Singapura atau lebih dari 1,5 Triliun ini memperoleh penghargaan Superior  Achievement Award dari American Academy of Enveronment Engineer, karena kebergunaan seluruh struktur yang meliputi berbagai aspek. Hal ini membuat Singapura menjadi lepas diri untuk mengimpor air dari Malaysia.
Konsep bangunan ini adalah sebagai tembok, yang mencegah air tawar keluar ke laut, dan mencegah masuknya air laut yang berlebihan ke sungai. Bangunan ini berbentuk seperti kanal yang dapat dibuka tutup sesuai keadaan di lapangan.
Konsep bangunan seperti ini adalah yang kedua di dunia setelah bangunan serupa dibuat di muara Sungai Thames yang melewati London, Inggris, yang dibangun karena sungai sering meluap akibat laut pasang yang membanjiri seluruh kota. Bedanya, di Inggris, model penutup nya adalah slide, geser ke samping, sedangkan di Singapura, model penutupnya adalah atas bawah.

Bagaimana control 9 Dam di Marina Barrage?

  1. Gerbang terbuka dan tertutup untuk menjaga ke konstanan level air.
  2. Daun Pintu bergerak turun untuk menurunkan limpasan air hujan ke laut.
  3. Jika hujan deras bertepatan dengan pasang surut. Air dipompa keluar melalui reservoir untuk mencegah banjir.

Damnya terdiri atas sembilan gerbang air dari baja masing-masing 30 meter, yang dibangun memanjang sekitar 350 meter. Gerbang baja setinggi 5 meter itu dapat diturunkan saat kemarau sehingga air dari waduk bisa dilepas ke laut, serta berfungsi sebagai penahan saat ombak tinggi. Air asin secara perlahan akan tergantikan oleh air hujan.

Dan untuk menghindari banjir, kelebihan air dibuang ke laut dengan membuka pintu dam. Namun bila laut pasang, kelebihan air dibuang dengan pompa air.

Keberadaan dam itu juga dilengkapi dengan teknologi solar cell untuk menangkap sinar matahari yang diubah menjadi tenaga listrik. Jadi tak sulit untuk mendapat pasokan listrik untuk memenuhi permintaan pasar.

Di danau buatan itu, kita bisa menghabiskan waktu memandangi waduk atau berjalan di sepanjang dam menikmati suasana dan udara bersih kala pagi atau sore hari.

Tujuh pompa drainase raksasa berporos vertical maingmasing berkapasitas 40 m3/detik, menyalurkan limpahan air ke laut ketika terjadi pasang dengan ombak tinggi.

Nantinya bendungan seluas 10.000 hektar ini akan menjadi sumber air bersih bagi Singapure sehingga tidak perlu bergantung pada negara lain. Sebagai gambaran saja, ketika tujuh pompa beroperasi bersama dengan dikendalikan motor listrik 1600 kW, kapasitas gabungan bisa mencapai 280 m3/detik.
Dan dengan kekuatan itu setiap pompa dapat mengosongkan kolam renang berukuran olimpiade hanya dalam waktu satu menit Marina Barrage juga memiliki sustainable Singapore gallery yang mengangkat tema lingkungan hidup dari pohon organic rekaan, Koran-koran bekas, botol plastic daur ulang sebagai tanda supaya kita selalu menjaga lingkungan. Sebuah miniatur bendungan memberikan pemahaman lebih jauh bagimana cara kerja dam tersebut.

Selain menyediakan alat berteknologi tinggi, Pemerintah Singapura juga memberikan pendidikan kepada masyarakat agar ikut bertanggung jawab dengan menumbuhkan rasa memiliki terhadap air.
Pemerintah singapura juga menetapkan kebijakan penjualan air. Kebijakan ini dibuat agar masyarakat lebih bertanggung jawab dan tidak membuang-buang air.

Proyek Marina Barrage ini adalah proyek yang membuktikam banyak keuntungan dan manfaat yang dihasilkan dari pembangunan dan pelaksanaannya.

Proyek ini bisa dijadikan contoh untuk negara-negara lain yang ingin mengatasi permasalahan banjir atau krisis air. Selain itu, proyek marina Barrage juga memberikan pasokan air tambahan, listrik, tempat untuk rekreasi, olahraga air dan wisata di sekitar daerah proyek ini.

Meskipun berbiaya besar dalam pembangunannya tapi manfaat yang diperoleh jauh lebih besar dari itu. Dan proyek ini bisa bertahan dan dinikmati dalam jangka waktu yang lama.

Bayangkan, Negara Singapura yang kecil seperti itu saja dapat mengelolah airnya dengan semaksimal mungkin dan dengan hasil yang sangat luar biasa, oleh karena itu sudah seharusnya Indonesia dengan berbagai SDA dan SDM yang melimpah ini dapat memaksimalkan SDM dan SDAnya.

Penulis, Dwi Citra Hapsari,S.Pd, KNOWLEDGE MANAGEMENT Penerapan Teknologi Konstruksi
Daftar Pustaka :
_.Marina Barrage. [Online]. Tersedia: http://www.yoursingapore.com/see-do-singapore/architecture/modern/marina-barrage.html [20 Desember 2016]
Oceanoblogi. Singapore Marina Barrage. 2012. [Online]. Tersedia: https://oceanoblogi.wordpress.com/2012/02/19/singapore-marina-barrage/ [21 Desember 2016]
PUB. 2016. Marina Barrage.[Online] Tersedia: https://www.pub.gov.sg/marinabarrage/aboutmarinabarrage [2 januari 2017]
Shoma, Muhammad. 2015. Belajar Water Management dari Singapura. [Online] Tersedia : http://www.kompasiana.com/shomamarifat/belajar-water-management-dari-singapura_55950eee4d7a611516b8c67f [27 Desember 2016]
M Hadi H, S.T.
M Hadi H, S.T. Sharing and building, berharap dapat berpartisipasi walaupun dalam hal kecil untuk kemajuan pengetahuan - Mengabdi di Dinas Pekerjaan Umum salah satu instansi Pemerintah Daerah

Post a Comment for "Marina Barrage Bendungan Dengan Rekayasa Teknik Sipil yang Inovatif di Singapura"