Gubernur Usulkan Test CPNS Diulang


Hanya 93 Peserta Lulus SKD di Pemprov
Sarankan Penurunan Passing Grade
Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) berencana mengusulkan agar peserta test Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang tidak lolos Passing Grade untuk dilaksanakan test ulang dengan penurunan nilai ambang batas.
Hal ini dikatakan Gubernur Babel Erzaldi Rosman, setelah mengetahui sedikitnya peserta yang mampu melampaui ambang batas ini. Sebab, dari 2.150 peserta yang mengikuti test hanya lolos 93 orang dari test SKD. Dengan kondisi ini dikhawatirkannya formasi yang diusulkan Pemprov Babel tidak bisa dipenuhi.

Gubernur menegaskan, sejak awal pihaknya memang sudah meminta passing grade diturunkan dan beberapa usulan lainnya seperti syarat usia bagi pelamar dokter.

“Kami sudah menyurati BKN agar passing grade diturunkan, tapi kata BKN enggak bias. Buktinya ya seperti ini,” sesal Erzaldi kepada wartawan di Pangkalpinang, Sabtu (10/11/2018).

Tidak lulusnya peserta dari passing grade ini, lanjutnya bisa disebabkan banyak factor. Bisa juga dikarenakan kemampuan peserta antara yang baru lulus sarjana dengan yang sudah puluhan tahun, serta tempat menempuh pendidikan juga memengaruhi.

“Itu beda kemampuannya, ini harus jadi pertimbangan. Dari awal kita sudah minta ke BKN tapi enggak ada jawaban. Dua yang kita minta untuk dokter spesialis lebih umurnya karena enggak ada yang daftar, sementara kita ada semua tapi sudah 36-37 tahun, sama passing grade,” jelasnya.
Dengan tingginya passing grade, kata Erzaldi banyak peserta yang akhirnya tidak lolos. Dia mengaku persoalan ini bukan hanya terjadi di Babel, tetapi hampir menyeluruh di berbagai provinsi di Indonesia.

“Kalau kejadian begini, sayang kan formasi yang tidak terisi. Kalau seperti ini tak akan menyelesaikan masalah,” imbuhnya.

Untuk itu, lanjut mantan Bupati Bangka Tengah ini, Pemprov Babel akan berkirim surat lagi ke Kemenpan-RB dan BKN. Bahkan gubernur ingin bertemu langsung dengan kedua menteri ini untuk memaparkan permasalahan yang terjadi.

“Saya akan ketemu khusus dengan Menteri PAN-RB dan Kepala BKN, bisa enggak ini diulang, tetapi bukan pendaftaran baru, mereka test lagi dan passing grade turun,” tegasnya.

Disampaikan Erzaldi, Pemprov Babel membutuhkan banyak pegawai baru untuk ditempatkan di jabatan yang memang masih kosong. Karena itu pemprov membuka 270 formasi di tahun ini, yang didominasi oleh jabatan guru.

Hal sama diutarakan Kepala BKPSDM Pemprov Babel Sahirman Jumli. Dia menambahkan, pihaknya telah menyelesaikan pelaksanaan test SKD selama enam hari sejak 5 hingga 10 November 2018 yang diikuti oleh 2.150 peserta. Dan yang berhasil lolos dengan nilai diatas passing grade hanya 93 orang, dimana ambang batas untuk Tes Intelegensia Umum (TIU) 80, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) passing gradenya 75, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dengan passing grade 143.

“Kita lihat hasilnya, nanti kita lapor ke Menpan dan BKN. Kedua kita akan koordinasi karena menyikapinya banyak peserta tak penuhi passing grade,” kata Sahirman seraya menegaskan pihaknya meminta agar bisa digunakan sistem rangking untuk memenuhi formasi CPNS yang ada.

GRATIS !!!
Dapatkan update artikel terbaru IlmuBeton.com:

Jangan lupa Konfirmasi melalui link Aktivasi yang kami kirimkan ke email Anda

1 Response to "Gubernur Usulkan Test CPNS Diulang"

Silahkan tinggalkan komentar berupa saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan. Hanya komentar dengan Identitas yang jelas yang akan ditampilkan, Komentar Anonim, Unknown, Profil Error tidak akan di approved

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel