Kredit KPR Rumah di Usia Muda, Pilihan Tepat Untuk Masa Depan

Rumah merupakan tempat tinggal yang sebagian besar nantinya tempat kita menghabiskan waktu. Jika saat ini umur anda masih muda, maka sudah saatnya memikirkan untuk memiliki rumah sendiri. Sebagian orang disaat umur masih muda, acuh tak acuh dengan masalah ini.

Cepat atau lambat, anda yang masih muda kelak akan berkeluarga. Syukur syukur anda nanti masih punya warisan orang tua, Jika tidak ? apa mau ngontrak terus? apa gak rugi ngontrak dengan nambah sedikit lagi uang bulanan kontrak sudah bisa bayar kredit KPR rumah.

Lalu Kenapa saat ini masih belum juga ngambil Kredit Rumah KPR ?

Beberapa pengembang dan developer sering menyatakan jika pembeli unit rumah dibawah umur 25 tahun, persentasenya masih sangat sedikit. Hal ini diakibatkan kurangnya kesadaran para pekerja dan profesional muda dalam berinvestasi dan membeli rumah dan propety di saat usia muda.

Keputusan kapan untuk memiliki rumah tiap tiap orang memang berbeda tergantung cara pandang mapun kemampuan finansial orang tersebut. Ada yang beranggapan lebih baik membeli rumah secara tunai daripada kredit. Anggapan ini tidak salah, kalau memang punya uang yang cukup, tapi bagaimana jika uang yang dimiliki pas pasan ? apa harus menabung dulu sampai di dapat uang sebanyak harga rumah tersebut?

Misalkan harga rumah type 36 sekarang Rp. 120.000.000. Lalu pak Hamid, seorang pekerja Profesional Muda yang Punya gaji Rp. 5.000.000. Katakanlah pak Hamid ingin membeli rumah Type 36 tersebut. Kita anggap pak Hamid punya pemikiran lebih baik membeli rumah secara cash/tunai. Maka pak hamid merencanakan untuk menabung.

Setiap bulan pak Hamid bisa menyisihkan uang Rp 2.000.000 untuk menabung, maka pak hamid butuh Rp. 120.000.000/Rp 2.000.000 = 60 bulan=5 tahun untuk bisa membeli rumah tersebut.

Lalu pertanyaannya, Apakah 5 tahun berikutnya, harga rumah tetap Rp 120.000.000 ?

Tentu tidak, harga rumah naik tiap tahunnya dengan nilai 6-20% tiap tahunnya, anggap saja rumah tersebut punya kenaikan harga 10% pertahun maka pada tahun kelima harganya sekitar Rp. 200.000.000.

Hitungan tersebut memang belum menghitung kenaikan gaji Pak Hamid pertahunnya, tapi biasanya kenaikan gaji hanya berdasarkan UMR sekitar 6%.

Langkah paling baik jika saat ini uang anda pas pasan adalah dengan mengajukan kredit KPR Rumah. Apalagi jika disetujui untuk kredit rumah bersubsidi.

Saat ini banyak promo dengan DP paling murah bahkan sampai DP 0%. Tapi alangkah bagusnya jika mengambil kredit dengan menyiapkan sejumlah DP. Langkah Awal kita menabung dulu, dengan begitu angsuran kredit dan tenor kita tidak akan terlalu besar. Misalnya pak Hamid yang tadi, langkah baiknya Pak Hamid menabung dulu Dalam setahun. Setelah setahun pak Hamid bisa menjadikan tabungan tersebut sebagai DP sehingga angsuran kpr lebih murah.

Salah satu cara agar kamu bisa secepatnya memiliki rumah adalah membuat dan menyiapkan diri untuk berkomitmen dalam memiliki rumah. Tahan pengeluaran yang kurang dibutuhkan. Beli barang yang dibutuhkan, jangan beli barang yang diinginkan. Hal ini lah yang sering tidak bisa dikontrol oleh jiwa muda. Selalu ikut dengan arus pembelanjaan yang konsumtif.

Setelah anda sudah punya komitmen dan rencana untuk membeli rumah, maka persiapkan dokumen dokumen persyaratan kredit mulai sekarang. Mulailah menabung di salah satu Bank agar finansial anda tercatat baik di oleh Bank Indonesia.

Sebelum melakukan pembelian rumah dengan kredit jangan lelah dan bosan untuk riset survey dan membandingkan semua hal. baik itu rumahnya, pengembangnya maupun tempat pengajuan KPR kamu nantinya.

GRATIS !!!
Dapatkan update artikel terbaru IlmuBeton.com:

Jangan lupa Konfirmasi melalui link Aktivasi yang kami kirimkan ke email Anda

0 Response to "Kredit KPR Rumah di Usia Muda, Pilihan Tepat Untuk Masa Depan"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar berupa saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan. Hanya komentar dengan Identitas yang jelas yang akan ditampilkan, Komentar Anonim, Unknown, Profil Error tidak akan di approved

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel