About

Mengenal Teknologi Hidrolik Rolling Bridge

Dalam dunia sipil, jembatan adalah suatu struktur konstruksi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang aksesnya terputus oleh adanya rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, alur sungai saluran irigasi, pembuangandan lain-lainya. Struktur jembatan pada umumnya hanya berupa balok horizontal yang disangga oleh tiang penompang pada kedua pangkalnya.

Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin maju dan canggih, maka tidak asing lagi melihat jembatan seperti jembatan ampera yang dapat dinaik turunkan. Biasanya jembatan seperti itu didesain karena sungai dibawah jembatan menjadi jalur transportasi yang juga dilewati kapal ataupun perahu besar. Namun kali ini, ada jembatan yang didesain secara digulung yang diberi nama Rolling Bridge.

Jembatan selain menjadi sarana penyebrangan juga menjadi suatu landmarkyang memiliki daya pikat wisata yang tinggi. Hal ini biasanya didukung dengan desain yang unik dan menarik seperti desain Rolling Bridgeyang saat tertentu dengan keperluan tertentu pula dapat digulung sama seperti karpet, saat digulung jembatan akan tertarik keatas dan kemudian melingkar hingga kedua ujung jembatan saling bertemu. Desain unik ini sontak menjadikan Rolling Bridgesebagai sebuah objek wisata yang menarik yang dapat dikunjungi.
London Bridge
Jembatan unik ini dibangun pada tahun 2004 oleh seorang arsitek Inggris yang bernama Thomas Heatherwik dengan panjang 12 m. Pada tahun 2005, Ia juga sempat mendapatkan penghargaan “Perancang Inggris of the year” untuk uniknya Rolling Bridge. Yang Ia desain untuk para pejalan kaki untuk menyebrangi bagian kanal Grand Union di London karena kanal yang ada di bawah jembatan tersebut masih aktif dilalui perahu sehingga ketika perahu ini hendak melintas maka Rolling Bridgedidukung dengan memanfaatkan mesin hidrolik yang dipasang di hand rail padasetiap bagianyang diatur oleh salah satu perusahaan propertidi Inggris.

Rolling Bridge dapat mengangkat kaku untuk membiarkan perahu lewat dengan meringkuksampai dua ujungnya bersentuhan membentuk sebuah lingkaran. Sedangkan dalam posisi horizontal, jembatan normal tidak menarik perhatian baja dan jembatan kayu. Jembatan ini dibuat dalam 8 (delapan) bagian segitiga baja dan kayu yang bergantung pada tingkat jalan setapak, dan dibuat curl by hydraulic rams yang terpasang dipegangan diantara setiap bagian.
Rolling Bridge Berbentuk Lingkaran
(Sumber :http://www.heatherwick.com/project/rolling-bridge/)
Jika jembatan ini diaktifkan, jembatan ini akan mengubah dirinya sendiri seperti ular menjadi octagon yang sempurna menyerupai roda hamster. Bila diluruskan jembatan menyerupai jembatan baja dan kayu konvensional. Jembatan ini terletak di area umum sehingga tidak dikenai jam buka. Namun, jembatan berubah menjadi membuka bergulung berlangsung pada siang hari pada hari Jumat dan keseluruhan proses memakan waktu kurang dari 10 menit. Tetapi banyak warga sekitar menyatakan bahwa ketika cuaca buruk sering terjadi sedikit lebih awal dan tampak lebih cepat, sehingga bertujuan untuk sampai disana sebelum siang hari. Sehinga masyarakat yang melihat keseluruhan proses akan mendapatkan pemandangan yang mengesankan.
Rolling Bridgesaat Beroperasi
(Sumber:http://www.heatherwick.com/project/rolling-bridge/)
Perusahaan teknik SKAM berkolaborasi dengan Studio Heaterwick dalam proyek jembatan Rolling Bridgeini. Seluruh struktur dibangun di Littlehampton Welding di pesisir Sussex , setelah itu diletakkan pada mekanika yang memperkuat gerakannya sebelum di install dan diletakkan ke grand Union Canal.
Rolling Bridgedalam Keadaan Normal
(sumber: http://www.heatherwick.com/project/rolling-bridge/)

Jembatan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi siapa saja yang menyukai arsitektur, teknik dan desain yang dapat menghargai kesenian lembut dan bahkan koreografinya menyaksikan curl struktur megah dan dapat membukanya sendiri.

Saat ini Rolling Bridge merupakan satu-satunya tipe yang ada. Inovasi seperti ini menjadi alternatif yang nyata untuk pergeseran pada jembatan-jembatan tradisional yang lebih popular dengan cepat mengarah ke jembatan yang memiliki faktor baru yang nyata dengan penduduk lokal dan pengunjung serta memiliki desain yang praktis untuk penerapan mekanisme hidrolik.


Sistem Hidrolik
Sebuah pompa hidrolik 11 kW menggerakkan silinder master yang memiliki diameter 400 mm. Secara mekanis pompahidrolik dihubungkan dengan silinder yang berukuran 160 mm, yang masing-masing secara independen menggerakkan silinder-silinder pengatur diameter silinder dengan kecepatan konstan dimana silinder utama di dalam sarang silinder yang fleksibel mengarah ke jembatan, dimana mereka diarahkan melalui kekosongan antara deck.
Penerapan Mekanisme Hidraulik
(Sumber:http://www.heatherwick.com/project/rolling-bridge/)
Pompa hidrolik dan peralatan terkait dipasang pada platform tersuspensi yang terletak di ruang bawah tanah sebuah bangunan yang berdekatan, sehingga membuat jembatan tersebut menjadi sunyi sepi dalam operasi dan menghasilkan keseimbangan seni, mesin dan struktur yang halus, yang dirancang untuk dibuka dalam 180 detik sampai kedua ujungnya menyentuh membentuk segi delapan.
Pembuatan Struktur Rolling Bridge
(Sumber:http://www.heatherwick.com/project/rolling-bridge/)
Jembatan bisa dihentikan pada titik manapun sepanjang pergerakannya, apakah pada awal, sehingga dapat terlihat seolah-olah sedang melayang atau setengah jalan melalui jajur pembukaannya. Hal tersebut untuk membuat fungsi dan gerakan aspek luar biasa dari Rolling Bridge. Dengan pemikiran ini, estetika desain berfokus pada kesederhanaan, meninggalkan identitas sebenernya yang tersembunyi sampai gerakan hidrolik dimulai.

Penulis: Dwi Citra Hapsari - KNOWLEDGE  MANAGEMENT

0 Response to "Mengenal Teknologi Hidrolik Rolling Bridge"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan pesan jika Anda punya saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel