Semakin Banyak Semen Mutu Beton Akan Semakin Bagus (Kuat )? Adukan Beton Sama Dengan Segelas Kopi.

Banyak orang yang beripikiran dan beranggapan, dalam sebuah adukan beton/coran dengan semakin banyak semen yang digunakan, maka mutu/kekuatan akan semakin meningkat. Sebenarnya anggapan ini tidak sepenuhnya salah, tapi juga tidak sepenuhnya benar.
ilustrasi: Adukan Beton dan Segelas Kopi
Ada faktor lain yang menentukan mutu kekuatan beton, yaitu air. kenapa air ? karena mutu sangat berkaitan dengan perbandingan air dan semen. atau dalam literatur disebut W/C.

karena dalam pembahasan ini kita hanya membahas secara sederhana, tidak perlu rumus-rumus untuk meyakinkan. saya hanya akan membuat analogi sederhana.

Misalkan adukan coran yang akan kita buat adalah kopi. dengan analogi air+gula+kopi.
gula kita anggap sama dengan semen pada coran dan kopi adalah bahan aggregat.

anggapan bahwa semakin banyak gula maka kopi akan semakin manis. Benar tidak??
kembali ke pernyataan saya di awal, hal ini tidak sepenuhnya salah dan tidak sepenuhnya benar.
dengan memakai gelas yang sama dengan air yang sama, yaitu segelas. kita masukkan satu sendok gula dan satu sendok kopi Pada gelas pertama
kopi dengan satu sendok gula
Kemudian kita buat segelas lagi dengan ukuran gelas yang sama dan air yang sama. pada gelas kedua ini, kopi tetap  kita pakai satu sendok dan gula kita buat 2 sendok.
kopi dengan 2 sendok gula
Menurut anda mana yang lebih manis? (jangan katakan istri anda yang lebih manis).Gelas pertama yang memakai gula satu sendok atau gelas kedua yang memakai 2 sendok gula?
jika anda menganggap gelas kedua yang lebih manis, kalau begitu jawaban kita sama.
untuk kasus ini, maka anggapan bahwa semakin banyak gula (semen) maka adukan kopi (coran) akan semakin manis (kuat).

kalau begitu mari kekasus lain. kita buat adukan kopi lagi dengan gelas yg tadi, air sama, yaitu segelas, dan gulanya satu sendok juga. lalu kita buat adukan lagi, tapi khusus kopi ini kita buat dalam ember, airnya kita penuhkan. untuk gulanya, karena wadah yang kita gunakan adalah ember,
maka tentu kita berasumsi gula juga harus ditambah. dan harus lebih banyak dari gula yang dipakai dari segelas kopi yang sebelumnya. jadi kita tambahkan gula sebanyak 5 sendok.

nah, mari kita cicipi kopi yang telah kita buat.

kira-kira mana yang lebih manis?

Dari pembahasan diatas apa kita sudah dapat kesimpulan? ya.. manis tidaknya gula ditentukan konsentrasi gula dalam air.
kalau dalam kimia disebut Molaritas.
rumus molaritas
Dari kopi yang kita buat didalam ember tadi bagaimana rasanya ? manis tidak. saya jawab "TIDAK", pasti lebih manis kopi yang didalam gelas.
Padahal kopi yang didalam ember gulanya lebih banyak, yaitu 5 sendok, sedangkan yang didalam gelas hanya satu sendok.
sampai disini anda pasti sudah dapat bayangan, maksud dan tujuan saya. Ya.. air berpengaruh.

Dalam analogi contoh diatas, kopi yang didalam ember sebenarnya bisa saja lebih manis, dengan catatan jumlah air yang didalam ember tidak lebih dari 5 gelas.
tapi dalam analogi diatas, ember yang dimaksud mempunyai volume lebih dari 5 gelas air. Analogi tersebut hanya penyedrhanaan.  Tapi jika dalam adukan beton,  Air tidak boleh lebih banyak dari gula (baca: semen).
Malah paling tidak air harus 0.8 dari berat semen.  Untuk mutu semakin tinggi maka angka 0.8 harus di kecilkan lagi.

Dalam suatu adukan bangunan kelas menengah kebawah, misalnya buat pagar beton atau rumah, banyak pekerja yang membuat dukan adukan beton secara manual.
Diaduk dengan menggunakan sekop dan cangkul, biasanya kalau saya perhatikan, air yang di pakai tidak dikontrol. saat adukan terlihat mulai kering, air ditambah lagi.
malah pernah saya lihat yang lebih ekstrim lagi. setiap akan penuangan adukan ketempat yang akan dicor, coran dimasukkan ke gerobak. dan didalam gerobak air ditambahkan
dan diaduk lagi diatas gerobak sampai benar-benar encer. Kalau untuk non struktur (mungkin)  masih bisa,  tapi kalau untuk pondasinya, Hal ini bisa menjadi masalah di kemudian hari.
ilustrasi: penambahan air
Sebenarnya saya bukan beranggapan penambahan air itu tidak perlu. tapi yang ingin saya tekankan adalah penambahan air itu harus secukupnya.
dari penjelasan saya diatas pasti ada yang berpikiran dan menyanggah, " ah,, gimana adukan tidak boleh ditambah air, kan jadi susah memadatkannya, ada ada aja ini yang buat artikel"
saya menjelaskan hal diatas bukan masalah soal boleh tidaknya menambah air, tapi saya menekankan air harus dikontrol sesuai kebutuhan. Pada saat pengadukan sebenarnya kita harus memperhitungkan kapasitas yang akan dicor. Sehingga adukan tidak terlalu menunggu lama sebelum dicorkan. dan apabila terlalu lama menunggu maka adukan akan mulai keras, dan karena inilah biasanya alasan perlu ditambahkan air lagi.




GRATIS !!!
Dapatkan update artikel terbaru IlmuBeton.com:

Jangan lupa Konfirmasi melalui link Aktivasi yang kami kirimkan ke email Anda

0 Response to "Semakin Banyak Semen Mutu Beton Akan Semakin Bagus (Kuat )? Adukan Beton Sama Dengan Segelas Kopi."

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar berupa saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan. Hanya komentar dengan Identitas yang jelas yang akan ditampilkan, Komentar Anonim, Unknown, Profil Error tidak akan di approved

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel