Pengertian Beton Pracetak (Precast Concrete) Beserta Keunggulan dan Kelemahannya


Precast concrete atau dalam bahasa Indonesia-nya “beton pracetak, apa sih bedanya dengan beton konvensional?. Hmm!! Tulisan ini akan mengulas tentang “beton pracetak”, tapi mungkin tidak akan begitu detail atau mungkin ada salah pada isi tulisan in. Maklum masih dalam tahap belajar juga, tapi saya mencoba untuk memberi yang saya ketahui. Hehehe.

Langsung saja, apa sih “precast concrete atau beton pracetak??. Beton pracetak adalah kompenen atau elemen struktur yang tidak di-cor/ dicetak ditempat dimana elemen tersebut dipasang, melainkan dicetak/ di-cor di tempat lain dimana proses pengecoran dan perawatan dilakukan dengan baik sesuai metode yang ada. Setelah elemen itu jadi, lalu dibawa ke lokasi untuk disusun menjadi suatu struktur yang utuh sesuai fungsinya. Pada dasarnya beton pracetak itu tidak dibuat pada tempat pelakasanaan proyek, melainkan pabrik pracetak.

Nah! Sekarang apa sih keunggulan dari beton pracetak disbanding dengan beton konvensional?. Beton pracetak mempunyai keunggulan yang banyak disbanding dengan beton konvensional. Berikut keunggulan beton pracetak (sesuai pengetahuan saya) antara lain :
  1. Waktu pelaksanaan proyek bisa lebih cepat. Dengan menggunakan beton pracetak, misal pada proyek gedung, pada saat pekerjaan struktur masih dalam tahap pondasi, dimana pelaksanaannya bisa bersamaan dengan produksi beton pracetak (misal kolom pracetak lantai 1). Pada elemen-elemen yang akan dipasang terlebih dahulu bisa diproduksi lebih awal, pada saat umur beton telah tercapai dan pekerjaan struktur bawah selesai elemen tersebut siap dipasang. Dengan adanya pekerjaan overlapping maka proyek jadi lebih singkat.
  2. Pemakaian begesting yang lebih sedikit.
  3. Mutu yang terjamin, karena dilakukan dengan metode yang baik serta perawatan yang baik di pabrik pembuat beton pracetak.
  4. Mereduksi biaya konstruksi, karena upah pekerja pabrik pembuat pracetak lebih rendah daripada upah pekerja di proyek.
  5. Tidak berpengaruh pada cuaca.
  6. Lebih ramah lingkungan, karena lokasi proyek tidak banyak kotoran dari sisa-sisa beton dan begesting.
Itu keunggulan dari beton pracetak yang saya ketahui. Tidak ada gading yang tak retak. Begitu pepatah mengatakan, begitu juga dengan beton pracetak. Beton pracetak pasti juga memiliki kekurangan/ kelemahan. Kekurangan beton pracetak antara lain :
  1. Biaya tambahan untuk transportasi, karena dicetak pada pabrik pembuatan beton pracetak.
  2. Dibutuhkan peralatan yang mempunyai kapasitas besar waktu pelaksanaan erection (pemasangan).
  3. Diperlukan area stok yang luas untuk pelaksanaan curing (perawatan).
  4. Diperlukan area yang luas untuk pelakasanaan produksinya.
  5. Permasalahan teknis dan tambahan biaya yang akan muncul waktu pelaksanaan pemasangan elemen-elemen beton pracetak tersebut, terutama pada sambungan-sambungannya.
  6. Itu yang menjadi kelemahan dari beton pracetak. Untuk meminimalisir maka perlu perencanaan dan metode yang tepat.
Setelah mengetahui apa keunggulan dan kelemahan dari beton pracetak itu, kompenen-kompenen struktur yang pelaksanaannya menggunakan beton pracetak. Metode beton pracetak bisa dilakukan konstruksi :

Gedung (tiang pancang pracetak, balok dan kolom pracetak, dinding pracetak (façade) dan lantai pracetak).
Jembatan (girder, deckslab, diafragma, voided slab).
Penahan tanah (sheet pile).
Dan masih banyak lagi.

article by : Agus Ariyanto

GRATIS !!!
Dapatkan update artikel terbaru IlmuBeton.com:

Jangan lupa Konfirmasi melalui link Aktivasi yang kami kirimkan ke email Anda

0 Response to "Pengertian Beton Pracetak (Precast Concrete) Beserta Keunggulan dan Kelemahannya"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar berupa saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan. Hanya komentar dengan Identitas yang jelas yang akan ditampilkan, Komentar Anonim, Unknown, Profil Error tidak akan di approved

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel