About

Segregasi dan bleeding pada beton

Segregasi Pada beton.

Di lapangan pada saat pengecoran ada banyak kendala yang di hadapi saat melakukan pengecoran, kendala itu bisa disebabkan karena kandungan air pada material melebihi yang diperkirakan, atau pada saat mixing material dalam kondisi basah disebabkan karena hujan atau gerimis. Kendala kendala yang terjadi salah satunya adalah segregasi. Apa itu segregasi?

Segregasi adalah pemisahan material pada adukan beton. Pada beton segregasi ada 3 tipe,
  1.  Pemisahan agregat kasar dari adukan.
  2.  pemisahan pasta semen dari adukan
  3.  Pemisahan air dari adukan semen (Bleeding).
Segregasi, terpisahnya aggregat kasar dari adukan
Adukan semen terdiri dari semen, pasir dan agregat kasar, adukan yang bagus dan baik itu adalah adukan terdiri dari masing masing bagian penyusun yang menyatu dan homogen. Terjadinya segregasi pada adukan disebabkan karena adanya perbedaan spesific gravity bahan penyusunnya. Spesific gravity semen diantara 3,1-3,6 , dan agregat  ada disekitar 2.6-2.7. karena perbedaan inilah yang menjadi dasar terjadinya segregasi pada adukan.

Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya segregasi,
  1. Jarak transportasi adukan yang terlalu jauh. 
  2. Campuran proporsional adukan, dimana material penyusunnya tidak bisa saling mengisi/menahan material penyusun yang lain.
  3. Tinggi jatuh adukan lebih dari 1 m
  4. Proses vibra yang terlalu lama.
Cara me minimize segregasi pada beton,
  1. Segregasi bisa diatasi dengan menyesuaikan kebutuhan proporsional masing masing material penyusun.  misalnya dengan menambah pasir untuk menahan agregat agar tidak jatih kebawah adukan.
  2. Menyesuaikan kondisi pelaksanaan sesuai yang dibutuhkan, baik itu proses penuangan, transportasi pemadatan maupun finishing.
  3. Menggunakan Air entraining agent, admixture dan material pozzolan.

Bleeding pada beton

Bleeding adalah “Mixing Water” yang naik ke permukaan beton sesaat setelah beton selesai di cor dan partikel agregat kasar turun ke bawah.
Penyebabnya :
  1. Campuran terlalu basah (W/C ratio terlalu tinggi) atau adanya penambahan air pada saat pengecoran
  2. Rancangan campuran beton yang kurang baik sehingga tidak cukup material halus untuk menahan “laju” air ke permukaan beton.
Penanggulangannya :
Menambah kandungan “finer” antara lain dengan :
  1. Mengkombinasi pasir kasar dengan pasir yang lebih halus atau dengan Abu batu. Tujuan dari penambahan ini agar campuran beton lebih “kohesif”
  2. Menaikkan jumlah semen (sampai batas tertentu). Dari penambahan ini maka admixture yang dibutuhkan untuk menjaga workabilitas akan bertambah.

0 Response to "Segregasi dan bleeding pada beton"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan pesan jika Anda punya saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel